Ingatlah, Pasanganmu Itu Bukan Sosok Sempurna

1354 views

Banyak yang mengira bahwa pernikahan yang bahagia itu didapat dengan cara memiliki pasangan yang smepurna.

Memiliki suami yang tampan, pinter, cerdas, baik, supel,kaya dan masih banyak kriteria ideal lainnya.

Padahal pernikahan yang bahagia tidak ditentukan oleh hal yang demikian dan bisa dirasakan oleh siapa saja.

Untuk merasakan kebahagiaan todak membutuhkan kesempurnaan. Sebab kebahagian letak kebahagiaan ad didlam hati dan kita bisa bahagia dengan segalakekurangan yang ada.

Bagi mereka yang kaya mereka bahagia dengan cara mereka yang kaya, sedangkan bagi mereka yang sederhana mereka bisa bahagia dengan cara mereka yang sederhana.

Ketahuilah takada manusia yang sempurna, terkadang ada sebgaian istri yang menuntut suaminya agar menjadi sosok yang sempurna tanpa ada kekurangan.

Loading...

Hal inilah yang akan menyebabkan kekecewaan yang berkepanjangan. Sebagai istri harusnya menyadari bahwa dirinya pun tidak sempurna, lalu kenapa harus menuntut kesempurnaan dari suaminya.

Karena Allah SWt menciptakan manusia berpasang-pasangan agar suami dan istri saling melenglapi dan saling menyempurnakan.

Tak ada satu pun suami yang tidak memiliki kekuraangan dan kelemahan, sebab manusia memang diciptakan dengan berbagai kekurangan dan kelebihannya.

Dan di dalam kehidupan selalu memiliki dua sisi, jika ada baik ada buruk, jika ada kelebihan pasti ada kekurangan justru itulah letak kesempurnaan yang dimiliki oleh manusia. Manusia diberi potensi untuk mengelola secara benar.

Suami-istri harus sama-sama berusaha, harus sama-sama berupaya memperbaiki kekurangan yang ada. Sebagai suami tidak boleh hanya pasrah, hanya diam menerimakondisi dirinya.

Harus ada usaha untuk menjadi lebih baik lagi, Allah menciptakan dengan sebaik-baiknya dan denga karakter yang masih bisa dubah menjadi lebih baik lagi.

Maka dari itu kata-kata menerima pasangan apa adanya hjangan hanya dijadikan sebagai sebagai semboyan belaka.

Setiap pasangan suami-istri harus menjadi pakaian terbaik bagi pasangannya yang artinya harus sama-sama menerima pasnagannya dengan segala kelebihan dan kekurangan yang dimiliki.

Keudanya harus bersama memperbaiki diri, saling melengkapi, saling memberi, saling menguatkan dan menjalankan hak serta kewajiban masing-masing. [ummi-online.com]

Tags: #Apa Adanya #Pasnagan Menerima #Tidak Sempurna