2 Perkara Ini Dapat Menyebabkan Ibadah Ditolak dan Diterima Oleh Allah

2000 views

Allah tidak menciptakan jin dan manusia kecuali untuk menyembah padaNya. Manusia beribadah kepada Allah harus dengan niat. Banyak orang yang salah niat dalam melaksanakan suatu ibadah. Sedekah misalnya, Niatnya ingin dianggap dermawan atau orang yang murah hari dll.

Karena ada 2 perkara yang membuat ibadah itu bisa di tolak atau di terima oleh Allah. Apa saja perkara itu? Mari kita bahas.

Pertama, Niat
Niatkanlah segala sesuatunya karena Allah. Shalat, puasa, sedekah bahkan menolong orang semata-mata karena Allah. Kalau di dalam hati kecil masih ada rasa ingin dipuji segeralah tepis perasaan itu karena hal itu datangnya dari setan yang selalu membisiki hal keburukan.

Kita akan mendapatkan sesuai apa yang kita niatkan, niat karena orang itu yang kita dapatkan. Niat karena Allah maka akan mendapatkan pahala dan surga.

Dari Umar, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Semua perbuatan tergantung niatnya, dan (balasan) bagi tiap-tiap orang (tergantung) apa yang diniatkan; barangsiapa niat hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya adalah kepada Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa niat hijrahnya karena dunia yang ingin digapainya atau karena seorang perempuan yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya adalah kepada apa dia diniatkan.”.(HR Bukhari no 52)

Kedua, Sesuai Ajaran Nabi
Agar ibadah kita di terima ikutilah cara ibadah yang di ajarkan nabi. Jangan mengada-ada, menambah atau malah mengurangi apa yang sudah diajarkan oleh Nabi. Jika itu terjadi maka ibadah kita akan ditolak.

Loading...

Dari ‘Aisyah dia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa mengada-ngada sesuatu yang baru dalam urusan (agama) kami, padahal kami tidak perintahkan, maka hal itu tertolak.”(HR Muslim no 3242)

Rasulullah juga pernah menegur beberapa sahabat Nabi yang bermaksud untuk melakukan suatu ibadah yang tidak sesuai dengan ajaran Rasulullah.

Dari Anas bahwa sekelompok orang dari kalangan sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya kepada isteri-isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengenai amalan beliau yang tersembunyi. Maka sebagian dari mereka pun berkata, “Saya tidak akan menikah.” Kemudian sebagian lagi berkata, “Aku tidak akan makan daging.”
Dan sebagian lain lagi berkata, “Aku tidak akan tidur di atas kasurku.” Mendengar ucapan-ucapan itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memuji Allah dan menyanjung-Nya, kemudian beliau bersabda: “Ada apa dengan mereka?
Mereka berkata begini dan begitu, padahal aku sendiri shalat dan juga tidur, berpuasa dan juga berbuka, dan aku juga menikahi wanita. Maka siapa yang saja yang membenci sunnahku, berarti bukan dari golonganku.”(HR Muslim no 2487)

Intinya, Jangan sampai, karena saking ingin di terlihat baik oleh Allah, malah ibadah dengan menambah apa yang diajarkan Nabi. Kerjakanlah ibadah sesuai yang diajarkan Nabi. Jangan Tambah, ubah apalagi mengurangi.

Tags: #Dua Perkara #Ibadah Diterima #Ibadah Ditolak