2 Waktu Haram Melaksanakan Sholat Dhuha

624 views

Sholat dhuha adalah salah satu sohlat sunnah yang hukumnya muakkad dan bisa melengkapi shalat wajib.

Terdapat perkara yang istimewa pada waktu shalat Dhuh. Pada waktu inilah sangat pas untuk memohon rezeki yang banyak dan berkah kepada Allah.

Namun masih ada orang yang kebingungan kapan memulai shalat dhuha. Intinya dilaksanakn pada pada pagi hari sebelum dzuhur.

Dengan catatan jangan sampai melaksanakan di waktu-waktu shalat Dhuha yang diharamkan.

Kapankah itu?

1. Setelah Subuh Sampai Matahari Terbit
Shalat Dhuha haram dilakukan setelah shubuh hingga matahari berkisar pukul 06.00-07.30 pagi.

Loading...

2. Jika Masuk Dhuhur
Haram shalat Dhuha jika memasuki dzuhur sampai tergelincirnya matahari atau pukul 11.30-12.15.

Nabi melarang melaksanakn ghuha pada dua waktu di atas. Inilah hadis-hadis Rasulullah yang menunjukkan waktu-waktu yang diharamkan untuk shalat dhuha.

Dari Ibnu Abbas berkata, “Datanglah orang-orang yang diridhai dan ia ridha kepada mereka yaitu Umar,

ia berkata bahwasanya Nabi ﷺ melarang shalat sesudah shubuh hingga matahari bersinar, dan sesudah ashar hingga matahari terbenam,” (HR. Bukhari).

Dari Zaid bin Arqam, bahwa ia melihat orang-orang mengerjakan shalat dhuha (pada waktu yang belum begitu siang), maka ia berkata,

Ingatlah, sesungguhnya mereka telah mengetahui bahwa shalat dhuha pada selain saat-saat seperti itu adalah lebih utama.

Karena sesungguhnya Rasulullah ﷺ bersabda, “Shalatnya orang-orang yang kembali kepada Allah adalah pada waktu anak-anak unta sudah bangun dari pembaringannya karena tersengat panasnya matahari,” (HR. Muslim).

Dari Ibnu Umar berkata, “Rasulullah ﷺ bersabda, ‘Apabila sinar matahari terbit maka akhirkanlah (jangan melakukan) shalat hingga matahari tinggi.

Dan apabila sinar matahari terbenam, maka akhirkanlah (jangan melakukan) shalat hingga matahari terbenam’,” (HR. Bukhari).

Alasan lain adalah pada dua waktu itu diharamkan karena adanya setan yang mengikuti waktu-waktu itu.

Rasulullah bersabda, “Matahari terbit dengan diikuti setan. Pada waktu mulai terbit, matahari berada dekat dengan setan, dan ketika telah mulai meninggi berpisah darinya.

Pada waktu matahari berada tepat di tengah-tengah langit, ia kembali dekat dengan setan, dan ketika telah zawal (condong ke arah barat) ia berpisah darinya.

Pada waktu hampir terbenam, ia dekat dengan setan, dan setelah terbenam ia berpisah lagi darinya,” (HR. Nasa’i).

Hendaskanya kita lebih berhati-hatilah dalam melaksanakan shalat dhuha walau bernilai ibadah, tapi juga bisa menjadi petaka jika melakukan kesalahan.

Tags: #Sholat Dhuha #Waktu Sholat