20 Dosa Lisan yang Membinasakan Pelakunya (3)

115 views

Ajaran agama Islam sangat memperhatikan aktivitas lisan manusia menjaga lisannya dari hal-hal yang menjadikannya rusak dan binasa.

Inilah kelanjutan dua puluh dosa lisan yang membinasakan antara lain adalah:

8. Adu Mulut
Adu mulut maksudnya bertengkar dengan kata-kata pedas ingga bisa menyakiti orang lain. Perkara yang satu ini harus dihindari.

Rasulullah SAW bersabda:

إنَّ فِي الْجَنَّةِ غُرَفًا يُرَى ظَاهِرُهَا مِنْ بَاطِنِهَا، وَبَاطِنُهَا مِنْ ظَاهِرِهَا، أَعَدَّهَا اللَّهُ لِمَنْ أَلانَ الْكَلامَ، وَأَطْعَمَ الطَّعَامَ

“Sesungguhnya di surga terdapat ruangan-ruangan yang bagian luarnya dapat dilihat dari dalam dan bagian dalamnya dapat dilihat dari luar.

Loading...

Allah menganugerahkannya kepada orang yang berkata lembut, bersedekah makanan, berpuasa, dan shalat dikala kebanyakan manusia tidur.” (HR Tirmidzi)

9. Terlalu Banyak Bicara
Kita tidak boleh banyak bicara lebih-lebih kata-kata yang kasar. Kita harus mengemukakan ide kita sesuai keperluan kita dan menghindari kata-kata yang tidak perlu sehingga tidak terjerumus dalam kemunafikan.

Rasulullah SAW bersabda:

إنَّ مِن أبغضَكِم إليَّ وأبعدَكُم منِّي يومَ القيامةِ الثَّرثارونَ والمُتشدِّقونَ والمُتفيهِقونَ

“Orang yang paling aku benci dan paling jauh tempat duduknya dariku pada Hari Kiamat adalah ats-tsartsarun (orang yang banyak bicara secara dibuat-buat hingga keluar dari kebenaran),

al-mutasyaddiqun (orang yang memperpanjang pembicaraan sampai memperolok manusia) dan al-mutafaihiqun (orang yang memperpanjang bicaranya dengan kesombongan).” (HR Tirmidzi)

10. Kata-kata Melecehkan
Kita tidak boleh mengeluarkan perkataan dengan melecehkan atau mengungkapkan hal-hal yang buruk secara gamblang.

Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّ الْفُحْشَ وَالتَّفَحُّشَ لَيْسَا مِنَ الإِسْلامِ فِي شَيْءٍ، وَإِنَّ أَحْسَنَ النَّاسِ إِسْلامًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا

“Sesungguhnya berkata melecehkan atau melakukan pelecehan bukanlah dari ajaran Islam dan sesungguhnya sebaik-baik Islamnya seseorang adalah yang paling baik akhlaknya.” (HR Ahmad)

11. Bermuka Dua
Orang yang bermuka dua adalah  orang yang memberikan sebuah persetujuan atau memberikan dukungan pada dua pihak yang berselisih.

Jika berbicara dengan pihak pertama maka akan berpihkan padanya dan menjelekkan pihak satunya.

Rasulullah SAW bersabda:

تجدون شرَّ الناسِ يومَ القيامةِ عندَ اللهِ ذا الوجهينِ: الذي يأتي هؤلاءِ بوجْهٍ، ويأتي هؤلاءِ بوجْهٍ

“Kalian akan menemukan bahwa seburuk-buruk orang pada Hari Kiamat di sisi Allah adalah orang yang bermuka dua….”

12. Nyanyian dan Syair
Ada  nyanyian dan syair harus kita hindari seperti melebih-lebihkan pujian agar tidak terjatuh pada kata dusta.

Rasulullah SAW bersabda:

لَأنْ يمتلئَ جوفُ أحدِكم قيحًا حتَّى يَرِيَه خيرٌ له مِن أنْ يمتلئَ شِعرًا

“Bila perut salah seorang dari kalian dipenuhi dengan nanah yang merusaknya, itu lebih baik daripada dipenuhi syair (yang membuatnya terlena).” (HR Ibnu Hibban)

loading...
loading...

Tags: #Dosa Lisan #Orang Berdosa #Perbuatan Dosa