3 Alasan Kuat Dibalik Wajibnya Wanita Menutup Aurat

913 views

Perempuan dan laki-laki tentu sangat berbeda terutama dalam hal auratnya, begitu pula dalam peraturannya.

Dalam hal ini jik dibanding dengan laki-laki, perempuan sangat berat sebab semua yang ada pada dirinya adalah aurat kecuali muka dan telapak tangan.

Allah sudah jelas memerintahkan perempuan menutup aurat seperti dijelaskan dalam al-Qur’an surah al-Ahzab ayat 59.

Selain itu, berikut ini alasan kuat kenapa muslimah diwajibkan menutup aurat menurut Prof. Huzaemah Tahido Yanggo di dalam buku “Problematika Fikih Kontemporer”:

1. Membantu Kewajiban Laki-laki Menahan Pandangan
Sebagai perempuan muslimah tentu memiliki kewajiban untuk menutup aurat, selain kewajiban juga demi membantu kaum laki-laki agar bisa menahan pandangannya.

Karena jika perempuan muslimah tidak menutup aurat tentu ia akan menjadi sasaran yang paling mudah untuk di lihat oleh laki-laki.

Loading...

Akibatnya, tak jarang laki-laki tidak bisa menahan hawa nafsunya dan melakukan hal yang tidak senonoh kepada perempuan.

Oleh sebab itu, wajib hukumnya perempuan menutup aurat demi menjaga kemaluannya dan demi kesuciannya agar terhindar dari laki-laki yang berniat jahat. Allah berfiman:

وَقُل لِّلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا ۖ وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ ۖ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ أَوْ نِسَائِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ أَوِ التَّابِعِينَ غَيْرِ أُولِي الْإِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَىٰ عَوْرَاتِ النِّسَاءِ

“Dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau para perempuan (sesama Islam) mereka, atau hamba sahaya yang mereka miliki, atau para pelayan laki-laki (tua) yang tidak mempunyai keinginan (terhadap perempuan) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat perempuan …” (QS. an-Nur: 31)

2. Sebagai Penunjang Agar Tidak Mendekati Zina
Perempuan yang berpakaian namun telanjang atau perempuan yang memamerkan auratnya tentu akan membuat laki-laki leluasa melihat semua lekuk tubuhnya, sehingga ia mengantarkan dirinya untuk mendekati zina.

Karena laki-laki yang melihat aurat perempuan tentu akan membuat laki-laki berpikir hal yang tidak-tidak.

Bahkan bisa jadi dari sanalah faktor penyebab laki-laki melakukan pemerkosaan terhadap wanita. Alla berfirman:

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا ۖ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

“Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.” (QS. al-Isra’: 32)

3. Menutup Aurat Untuk Menutupi Dosa yang Lebih Besar
Dengan tidak menutup aurat tentu perempuan membiarkan dirinya terjerumus kedalam jurang dosa yang sangat besar.

Maka dari itu perempuan diwajibkan menutup aurat demi menjaga diri serta orang lain untuk tidak terjerumus pada dosa yang besar.

Itulah alasan kenapa seorang perempuan diwajibkan untuk menutup aurat dalam Islam. Bukan untuk mengekang, tapi untuk menjaga kemuliaan seorang wanita itu sendiri. [bincangmuslimah.com]

Tags: #Kewajiban #Menutup Aurat #Perempuan