3 Golongan yang Sangat Dibenci Rosulullah SAW

809 views

Imam an-Nawawi dalam Kitab Riyadhush-Shalihin, menukil hadis yang diriwayatkan oleh Imam At-Turmudzi dari Jabir RA. Pada salah satu  kesempatan, Nabi SAW berkumpul-kumpul dengan para sahabatnya, lantas memberi wejangan yang menggungah  hati.

“Sesungguhnya, yang paling aku cintai di antara kalian dan paling dekat tempat duduknya denganku pada Hari Kiamat adalah orang yang paling baik akhlaknya. Dan, sungguh yang paling aku benci di antara kalian dan paling jauh duduknya denganku pada Hari Kiamat adalah al-tsatsaruun dan al-mutasyaddiquun serta al-mutafaihiquun,” sabda Rasulullah SAW.

Lantas para sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, Kami mengerti al-tsartsaruun dan al-mutasyaddiquun. Tapi, siapakah al-mutafaihiquun itu?” Beliau SAW menjawab, “al-mutakabbiruun.”

Dari hadits ini, Nabi SAW memberi petuah pada umatnya akan  tiga golongan yang paling dibenci Nabi sebab halyang di maksud adalah termasuk Akhlak buruk, yakni:

1. Cerewet dan Pembual
Golongan yang pertama yang paling dibenci oleh Nabi SAW adalah pembual atau pendusta, orang ini pasti lihai dan pandai bersilat lidah bahkan dengan menggunakan alasan yang sangat masuk akal. namun yang disampaikan pasti ada unsur kebohongan dan tipuan semata. Ketika bicara golongan ini kurang menjaga adab dan menyela pembicaraan orang lain.

Nabi SAW berpesan, “Katakanlah yang baik atau diam.” (HR Bukhari). Banyak kata tapi sedikit makna dan tidak sesuai fakta. Mereka itulah orang-orang munafik yang apabila berkata ia dusta, bila berjanji diingkari dan bila dipercaya dikhianati (HR. Bukhari).

Loading...

2. Bicara Berlebihan 
Golongan yang kedua adalah orang yang sok fasih berbicara, dengan menggunakan bahasa indah dan membuat orang takjub ketika mendengarkanya. Jika bicara, bumbunya sangat lezat dan berlebihan hingga tak sesuai dengan kenyaataan. Golongan ini juga lihai berkata-kata manis, tapi tujuannya hanya ingin dipuji.  Golongan yang kedua ini juga merasa iri melihat orang senang  dan senang melihat orang dalam keadaan susah.

Di Dalam diri manusia ada hati yang menjadi penentu dari semua gerak-gerik tubuh, sedangkan akal yang mengendalikan dan hawa nafsu adalah sebagai  setir dari keinginan yang dimiliki oleh hati dan akal. Jika hati kotor maka percakapan yang akan keluar dari mulut juga akan kotor. Dan Jika hati baik maka perkataan yang diucapankan juga akan menjadi baik.

3. Besar Kepala
Golongan ketiga adalah orang yang sombong, angkuh dan arogan. Seperti haknya iblis, yang sombong dan tak mau bersujud kepada nabi Adam AS, kemudian ia di keluarkan dari surga.

Fir’aun karena tak pernah sakit hingga akhirnya ia mengaku Tuhan kemudian ditenggelamkan di Laut Merah. Qarun yang pongah karena harta kekayaannya melimpah dan akhirnya ditelan bumi. Raja Namrudz yang juga sombong, menyetarakan dirinya dengan Allah SWT. malah dimatikan oleh seekor nyamuk kecil.

Nasihat dari Imam Ibnu Athaillah dalam Al-Hikam patut kita renungi, “Kemaksiatan yang menimbulkan rasa hina dan penyesalan, lebih baik dari ketaatan yang melahirkan bangga dan kesombongan.”

Tetaplah rendah hati, karena keangkuhan adalah bibit dari semua kejatuhan.

Tags: #Dibenci Nabi #Golongan Buruk #Golongan Dibenci