3 Hal Terkait Nafkah yang Sering Dilupakan Suami

1592 views

Setelah seorang laki-laki mengucapkan ijab qabul di dalam akad pernikahan, maka saat itu pula ia resmi menjadi suami yang memiliki tanggung jawab penuh terhadap istrinya.

Allah telah memilih laki-laki sebagai pemimpin didalam keluarga dan pencari nafkah untuk keluarga. Laki-laki memiliki tanggung jawab penuh terhadap keluarga kecilnya, jika laki-laki mampu mencari nafkah maka wajib hukumnya untuk menafkahi sitri dan anaknya.

Jika mampu menunaikan kewajibannya sebagai seorang suami maka ia berhak mendapatkan pahal, namunjika tidak maka ia akan mendapatkan siksa.

Nafkah itu bukan hanya terkait dengan materi saja. Sesungguhnya kewajiban itu tidak sekedar menyerahkan nafkah semata kepada istrinya. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan suami terkait dengan kewajiban nafkah, namun sering dilupakan.

1. Menafkahi Sesuai Kemampuan

Suami harus memastikan kecukupan nafkah yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya sesuai dengan kemampuannya.

Loading...

Sebagaimana perintah Allah padanya dalam QS Al Baqarah ayat 233 dan Ath Thalaq ayat 7. Karena itu, Suami harus menghindri dirinya bersikap pelit kepada keluarganya.

Rasulullah SAW telah mensifatkan sebaik-baik laki-laki adalah yang paling baik terhadap keluarganya.

2. Memastikan Kecukupan Nafkah yang Diberikan

Suami perlu memastikan kecukupan nafkah keluarganya.

Jika nafkah tidak cukup, dan suami masih memiliki kelebihan, alangkah baiknya menambah anggaran agar kebutuhan terpenuhi secara baik. Jika nafkah yang diberikan sudah sesuai kemampuan maka harus bersabar.

Penting suami berkomunikasi dengan istri agar mempu mengelola keuangan dengan baik.

3. Memastikan Ketepatan Penganggaran

Suami perlu menjelaskan pendapatannya dan peruntukan nafkah kepada istri, sehingga istri dapat dengan benar memahami alokasi nafkah yang ia terima.

Demi kebaikan bersama suami dan istri perlu komukasi dan memiliki pemahaman yang sama dalam kebutuhan keluarga.

Suamiharus memastikan bahwa yang terpenuhi adalah kebutuhkan keluarga. Jangan sampai tidak bisa membendakan anatra kebutuhan dan keinginan.

Suami juga harus memastikan ketepatan pengaturan nafkah dan sebagai sitri yang shalihah akan amanah dalam mengelola nafkah yang diberikan suami dengan baik.

Permasalan yang paling urgen didalam rumah tangga adalah masalah ekonomi, sehingga perlu diterapkan beberapa hal diatas agar kehidupan rumah tangga dapat berjalan dengan baik dari sisi ekonomi. [ummi-online.com]

Tags: #Menafkahi Istri #Mencari Nafkah #Nafkah Keluarga