3 Macam Jenis Ketaatan Untuk Memperoleh Ridha Allah dan Nabi-Nya

504 views

Agar menjadi orang  sukses sangat diperlukan usaha yang gigih dan selalu berdoa yang senantiasa membubuh pada Allah. Karena dengan doa dan taat pada Allah agar kita selalu dibantu dan dibimbing ke jalan yang benar.

Dan Ketaatan itu sendiri di bagi menjadi tiga macam bagian, sebaai berikut;

Pertama, Ketaatan Tujuan
Tujuan utama sebuah ketaatan adalah menyembah pada Allah SWT. Berserah diri pada Allah dan melibatkan semua urusannya dengan niat semata-mata karena Allah SWT.

 

قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Loading...

Allah SWT Berfirman:

“Katakanlah: Sesungguhnya sembahnyangku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam,” (QS. Al-An’am: 162).

Kedua, Ketaatan Bertauhid
Orang mukmin hanya yakin dan satu tauhid hanya pada Allah. Membebaskan diri dari segala ahal yang berbau kesyirikan.

Semua yang dilakukan dniati ikhlas sema-mata pada Allah. Segala jiwa dan raganya semua menggantungkan dirinya kepada Allah SWT. Serta rela dan tulus dengan takdir dan ketetapan yang Allah berikan.

Ketiga, Ketaatan Dalam Masalah Ittiba’
Orang mukmin harus ikut atau ittiba’ pada apa yang di bawa oleh Nabi SAW. Ia tidak melaksanakan amal perbuatan melainkan amalan perbuatan itu sesuai dengan yang ajarkan oleh baginda Nabi Muhammad SAW.

Allah SWT berfirman:

 

وَأَنَّ هَٰذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيمًا فَاتَّبِعُوهُ ۖ وَلَا تَتَّبِعُوا السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَن سَبِيلِهِ ۚ ذَٰلِكُمْ وَصَّاكُم بِهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Dan bahwa (yang Kami perintahkan ini) adalah jalanKu yang lurus, Maka ikutilah Dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain),

karena jalan-jalan itu mencerai beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan Allah agar kamu bertakwa” (QS. Al-An’am: 153).

Intinya adalah orang mukmin adalah orang yang sangat hati-hati dalam melakukan suatu amalan. Ia sangat memperhatikan tentang keikhlasan hatinya.

Ketika ingin malaksanakan sebuah amalan ia menanyakan hukum syariatnya dan bagaimana contoh dari Rasul ketika melakukan amalan tersebut.

Tags: #Ikhlas hati #Karena Allah #Taat Pada Allah #Taat pada Nabi