3 Perbuatan Dosa yang Akan Cepat Dibalas Oleh Allah

Dosa setiap manusia akan ditangguhkan sampai hari kiamat. Akan tetapi ada tiga dosa besar akan disegerakan balasannya di dunia.

عَن أَبِي بَكْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قال : كلُّ ذنوبٍ يؤخِرُ اللهُ منها ما شاءَ إلى يومِ القيامةِ إلَّا البَغيَ، وعقوقَ الوالدَينِ، أو قطيعةَ الرَّحمِ، يُعجِلُ لصاحبِها في الدُّنيا قبلَ المَوتِ

Hal ini sesuai dalam hadist dari Abu Bakrah RA, Rasulullah SAW bersabda,” Setiap dosa akan di akhirkan (ditunda) balasannya oleh Allah SWT hingga hari kiamat,

kecuali al-baghy (zalim), durhaka kepada orang tua dan memutuskan silaturahim, Allah akan menyegerakan di dunia sebelum kematian menjemput.” (HR Al Hakim, Al Mustadrak No 7345).

Pertama, Orang Dzalim
Dosa dzalim akan disegerakan balasannya oleh Allah. Dzalim adalah perbuatan melampaui batas dalam maksiat pada Allah.

Orang dzalim akan mendapatkan balasan di dunia dan siksa pedih di akhirat.

Loading...

Sebagaimana yang dijelaskan dalam Alquran:

إِنَّمَا السَّبِيلُ عَلَى الَّذِينَ يَظْلِمُونَ النَّاسَ وَيَبْغُونَ فِي الْأَرْضِ بِغَيْرِ الْحَقِّ ۚ أُولَٰئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

“Sesungguhnya dosa itu atas orang-orang yang berbuat zalim kepada manusia dan melampaui batas di muka bumi tanpa hak. Mereka itu mendapat azab yang pedih.” (QS Asy-Syura: 42)

Kedua, Durhaka kepada Orangtua
Tidak menyayangi kedua orang tua, adalah perbuatan tercela. Merekalah penyebab adanya kita terlahir ke alam dunia.

Sikap seperti ini  dapat mengundang kemurkaan dari Allah SWT, karena hal ini termasuk pembangkangan anak pada orangtua.

Seperti yang dijelaskan dalam firman Allah SWT:

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِ

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu-bapakmu dengan sebaik-baiknya.

Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu,

maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka, dan ucapkanlah kepada mereka ucapan yang mulia.” (QS Al-Isra: 23).

Ketiga, Memutuskan Silaturahim
Islam melarang orang-orang memutuskan persaudaraan. Islam mengancam orang-orang yang memutuskan tali silaturrahmi.

Dalam hal ini, Rasulullah SAW bersabda dari Abu Muhammad Jubiar bin Muth’im RA:

عن أَبي محمد جُبَيْرِ بنِ مُطْعِمٍ رضي الله عنه أَنَّ رسولَ اللَّه ﷺ قَالَ: لا يَدْخُلُ الجَنَّةَ قَاطِعٌ

“Tidak akan masuk surga orang yang memutus (silaturahim).” (HR Bukhari dan Muslim).

Dalam Islam sangat  tegas memberikan ancaman kepada mereka yang memutuskan tali persaudaraan, bahkan tidak akan masuk surga sebagai balasannya.

Tags: #Doa Dzalim #Dosa Besar #Gnajaran Dosa #Perbuatan Dosa