3 Peristiwa Karomah yang Dimiliki Utsman bin Affan

649 views

Khalifah Utsman bin Affan adalah pemimpin yang dermawanan. Beliau adalah khalifah yang merangkum Al-Qur’an menjadi mushaf.

Ini tiga karomahKhalifah Utsman bin Affan khalifah yang memiliki Dua Cahaya;

Pertama, Bisa Melihat Dosa Orang Lain
Taj al-Subki Dalam Kitab Al-Thabaqat menceritakan bahwa ada laki-laki bertamu pada Sayyidina Utsman. Dan Laki-laki itu baru saja bertemu perempuan di tengah jalan, lalu ia berfantasi.

Sayyidina Utsman berkata kepada laki-laki itu, “Aku melihat ada bekas zina di matamu”. Laki-laki itu bertanya, “Apakah wahyu masih diturunkan setelah Rasulullah SAW wafat?”

Utsman menjawab: “Tidak, ini adalah firasat seorang mukmin”. Utsman menejelaskan ini untuk mendidik dan menegur laki-laki itu agar tidak mengulangi apa yang telah dilakukannya.

Taj al-Subki juga menjelaskan bila seseorang hatinya jernih, maka ia bisa melihat dengan nur Allah, sehingga bisa mengetahui apakah yang dilihatnya itu kotor atau bersih.

Loading...

Kedua, Tongkat Keramat.
Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu menceritakan bahwa Jahjah al-Ghifari mendekati Sayyidina Utsman yang sedang berada di atas mimbar.

Jahjah merebut tongkat Utsman, lalu mematahkannya. Belum lewat setahun, Allah Ta’ala menimpakan penyakit yang menggerogoti tangan Jahjah, hingga menyebabkannya mati. (Riwayat Al-Barudi dan Ibnu Sakan)

Dalam riwayat lain dikisahkan bahwa Jahjah al-Ghifari mendekati Utsman yang sedang berkhutbah, merebut tongkat dari tangan Utsman, dan meletakkan di atas lututnya, lalu mematahkannya.

Orang-orang menjerit. Allah Ta’ala lalu menimpakan penyakit pada lutut Jahjah dan tidak sampai setahun ia meninggal. (Riwayat Ibnu Sakan dari Falih bin Sulaiman yang saya kemukakan dalam Kitab Hujjatullah ‘ala al-Alamin).

Ketiga, Berbicara dengan Rasulullah SAW Menjelang Wafatnya.
Diceritakan bahwa Abdullah bin Salam mendatangi Sayyidina Utsman yang sedang dikurung dalam tahanan untuk mengucapkan salam kepadanya.

Utsman bercerita: “Selamat datang saudaraku. Aku melihat Rasulullah SAW dalam ventilasi kecil ini”. Rasulullah bertanya, “Utsman, apakah mereka mengurungmu?’ Aku menjawab, ‘Ya’.

Lalu beliau memberikan sumber air kepadaku dan aku meminumnya sampai puas. Rasulullah SAW berkata lagi, “Kalau kamu mau bebas niscaya kamu akan bebas,

dan kalau kamu mau makan bersama kami mari ikut kami. Kemudian aku memilih makan bersama mereka.”  Dan Pada hari itu juga Sayyidina Utsman terbunuh dalam keadaan syahid.

Tags: #Ali Bin Abi Thalib #Karomah Khalifah