3 Permohonan Penghuni Neraka Tapi Bukan Minta Dihilangkan Siksanya

197 views

Para penghuni neraka akan mengadu pada penjaga neraka jahanam supaya Allah meringankan azab mereka meski hanya satu hari saja.

Allah SWT berfirman:

﴿وَقَالَ الَّذِينَ فِي النَّارِ لِخَزَنَةِ جَهَنَّمَ ادْعُوا رَبَّكُمْ يُخَفِّفْ عَنَّا يَوْمًا مِنَ الْعَذَابِ﴾ [غافر: ٤٩]

Dan orang-orang yang berada dalam neraka berkata kepada penjaga-penjaga neraka jahannam :

”Mohonkanlah kepada Tuhanmu supaya Dia meringankan azab dari kami walaupun hanya satu hari”. [QS. Ghaafir : 49]

Syaikh Muhammad bin Shalih Utsaimin -rahimahullah menuturkan kalau  ayat Alquran di atas menyimpan empat pelajaran penting.

Loading...

1. Tidak Memohon Langsung Pada Allah
Para penduduk neraka tidak langsung memohon sendiri untuk diringankan siksanya tapi melalui penjaga neraka agar disampaikan kepada Allah Azza wa Jalla.

Di dalam ayat yang lain Allah berfirman:

﴿ اخْسَئُوا فِيهَا وَلَا تُكَلِّمُونِ﴾ [المؤمنون: ١٠٨]

Allah berfirman: “Tinggalllah dengan hina di dalamnya (neraka), dan janganlah kamu berbicara dengan Aku. [QS. Al Mu’minuun: 108]

Para penduduk neraka merasa tidak pantas meminta secara langsung kepada Allah.

2. Penduduk Neraka Berkata
Penduduk neraka berkata, “mohonkanlah kepada Tuhan kalian”, mereka tidak berkata, “mohonkanlah kepada Tuhan kami”,

sebab wajah dan hati mereka hina dan rendah, dan mereka merasa tidak pantas berkata mohonkanlah kepada Tuhan kami.

3. Minta Keingan SIksanya
Para penduduk neraka minta keringanan siksanya bukan meminta dibebaskan dari azab neraka sebab mereka putus asa dari diangkatnya azab walau hanya sehari.

Allah berfirman:

﴿وَتَرَاهُمْ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا خَاشِعِينَ مِنَ الذُّلِّ يَنْظُرُونَ مِنْ طَرْفٍ خَفِيٍّ ﴾ [الشورى: ٤٥] 45 .

Dan kamu akan melihat mereka dihadapkan ke neraka dalam keadaan tunduk karena merasa hina, mereka melihat dengan pandangan yang lesu. [QS. Asy Syuro : 45]

Imam Al-Muzani rahimahullah memaparkan peprihal keadaan para penduduk neraka. Beliau berkata, “Allah ciptakan untuk mereka mata yang tidak digunakan untuk melihat (hal-hal yang diperintahkan),

telinga yang tidak digunakan untuk mendengar (perintah Allah), dan hati yang tidak digunakan untuk memahami (firman Allah). Mereka dengan hal itu terhalang dari petunjuk.”

Yang dimaksud adalah seperti dalam firman Allah,

وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيرًا مِنَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ ۖ لَهُمْ قُلُوبٌ لَا يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لَا يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ آذَانٌ لَا يَسْمَعُونَ بِهَا ۚ أُولَٰئِكَ كَالْأَنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ ۚ أُولَٰئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَ

“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah)

dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah).

Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.” (QS. Al-A’raf: 179)

Tags: #Neraka Jahannam #Penghuni Neraka #Siksa Neraka