3 Tujuan Ziarah Kubur yang Sangat Penting Bagi Mayit dan Penziarah

292 views

Tak sedikit orang beranggapan bahwa ziarah kubur tidak penting sebab doa bisa dipanjatkan dari rumah.

Sebenarnya anggapan seperti ini kurang tepat dan nyaris salah. Bagaimana tidak penting kalau ziarah kubur merupakan  perintah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Rasulullah bersabda: “Dulu aku pernah melarang kalian dari ziarah kubur, maka (sekarang) hendaknya kalian menziarahinya.”(HR. Muslim).

Berdasarkan hadis di atas (Syarh Shahih Muslim, juz 7, hlm. 56 -47) ulama sepakat bahwa hukum ziarah kubur adalah sunnah.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam riwayat Aisyah ra, diriwayatkan bahwa nabi pernah ziarah ke pekuburan Baqi’.

Beliau mendoakan para penghuni kuburan Baqi dari kalangan muslimin dan muslimat.

Loading...

Logikanya adalah Jika doa yang di khususkan cukup dari rumah, pastinya nabi tidak berziarah ke pekuburan Baqi’.

Yang jelas maksud dari ziarah kubur yang nabi lakukan bukan semata-mata hanya mendoakan orang yang meninggal saja.

Pasti ada hikmah lain yang tidak cukup hanya dari rumah, seperti: tadzkir (penginggat) negeri akhirat, mengucapkan salam diziarahi karena diziarahi dll.

Imam Ibnul Qayyyim rahimahullah menjelaskan, bahwa ziarah kubur punya tiga tujuan antara lain adalah:

1. Menginggat Negeri Akhirat
Hidup tak hanya di dunia saja melainnkan juga di akhirat kelak. Guna untuk mengingat bahwa kita akan mati dengan cara pergi berziarah kubur.

2. Melakukan Kebaikan Pada Penghuni Kubur
Sebab diziarahi kuburnya, maka si penghuni kuburan merasa senang sebagaimana dikunjungainya saat masih hidup.

3. Sunah Nabi
Nabi juga sering datang ke makan ibundanya dan ziarah kubur disunnahkan oleh Nabi SAW. (simak kitab Ighatsah Al-Lahafan, juz. 1, hlm. 159 – 160).

Jika kita Flas Back pada sejarah bahwa mencob ziarah kubur merupakan kebiasaan para salaf salih mulai zaman sahabat.

Kemudian dilanjutkan secar turun-temurun sampai pada  generasi-genarasi  kita sekarang ini.

Sering melakukan ziarah kubur sangat dianjurkan, lebih-lebih pada orang tua, orang-orang shalih, guru, para ulama, dan wali Allah yang keutamaannya di sisi Allah.

Soosk Ulama Syekh Imam An-Nawawi (w. 676 H) rahimahullah berkata:

وَيُسْتَحَبُّ الإِكْثَارُ مِنْ الزِّيَارَةِ، وَأَنْ يُكْثِرَ الوُقُوْفَ عِنْدَ قُبُوْرِ أَهْلِ الْخَيْرِ وَاْلفَضْلِ

“Dianjurkan untuk memperbanyak ziarah (kubur) dan memperbanyak berdiri di sisi kubur orang-orang yang baik dan memiliki keutamaan.”(Al-Azkar, hlm. 168)

Jika kita pahami dengan seksama keterangan di atas maka iykah kita masih menyatakan ziarah kubur tidak penting? tentunya tidak.

Sebab kiriman pahala melalui doa ketika ziarah kubur sangat di butuhkan oleh penghuni kubur apalagi bagi mereka yang di dunia banyak berbuat dosa.

loading...
loading...

Tags: #Kuburan Islam #Sunnah Nabi #Ziarah Kubur