4 Bahaya Menegur Anak Dengan Suara Tinggi

378 views

Ketika seorang anak melakukan kesalahan, sebagai orang tua tentu akan menegur sang anak, akan tetapi yang menjadi salah kaprah adalah ketika orang tua sering memarahi anak dengan nada tinggi. Dengan alasan agar sang anak mematuhinya, mendengarkannya dan menjadi orang yang disiplin.

Akan tetapi sayangnya, nada tinggi itu tidak dianjurkan, karena berdampak buruk dalam jangka waktu yang panjang pada sang anak. Berikut ini dampak buruknya:

1. Menjadi Semakin Agresif
Didikin orang tua yang cenderung tinggi akan menjadikan anak berwatak keras, agresif bahkan sulit untuk dikendalikan. Maka dari itu didiklah dengan ramah tamah sehingga kelak menjadi anak yang lembut.

2. Menyebabkan Anak Sulit Berkonsentrasi
Ketika sang anak selalu dimarahi, dibentak akan menjadikan anak sulit berkonsentrasi bahkan kesulitan dalam mengendalikan emosinya. Sehingga bisa menghamat kemampuan berpikir sang anak dan akan mempengaruhi psikisnya.

3. Anak Tidak Percaya Diri
Orang tua yang terlalu keras mendidik anaknya akan menjadikan sang anak tidak memiliki kepercayaan diri. Karena selalu diperlakukan dengan kata-kata kasar membuatnya merasa kurang berharga dan tidak disayangi.

4. Rasa Cemas dan Takut Berlebih
Anak yang selalu dimarahi akan menjadi anak yang merasa takut dan selalu cemas. Sehingga mengakibatkan tidak mampu dalam menyelesaikan masalah dengan baik yang ada hanya menyelesaikan masalah dengan kekerasan.

Loading...

Tags: #Dimarahi #Memarahi Anak #Mendidik Anak