4 Cara Mengurus Jenazah Bayi Prematur

Bayi lahir sebelum waktunya disebut bayi prematur. Artinya, nayi itu lahir sebelum enam bulan.

Dan menurut istilah ahli fiqh, bayi seperti ini disebut As-Siqthu

(السِقْطُ).

Prosesi pengurusan jenazahnya, ada beberapa ketentuan. Berikut point-point kesimpulannya dan  beberapa hal yang berkaitan dengannya:

Pertama, Sempat Hidup
Bayi yang Lahir sempat hidup dengan tanda-tanda, seperti : menjerit, menangis, dll.

Maka Bayi yang seperti ini diperlakukan sebagaimana jenazah muslim dewasa, yaitu dimandikan, dikafani, dishalatkan, lalu dikuburkan.

Kedua, Lahir Mati
Jika Lahir dengan keadaan tanpa ada tanda-tanda kehidupan maka disunnahkan tiga hal, yaitu dimandikan, dibungkus dengan selembar kain, dan dikuburkan, tanpa dishalatkan.

Loading...

dan Jika telah terbentuk sebagai manusia, maka tiga hal tersebut menjadi Wajib.

Ketiga, Lahir 6 Bulan
Jika lahir usianya enam bulan, maka diperlakukan seperti jenazah muslim dewasa secara mutlak. Lahir meninggal atau sempat hidup lalu meninggal. Maka wajib untuk dimandikan, dikafani, dishalatkan dan dikuburkan.

Keempat, Lahir Berbentuk Darah Atau Daging
Lair berupa darah atau daging maka kondisi ini tidak dinamakan bayi prematur, tapi keguguran.

Dianjurkan dikuburkan tanpa dibungkus. Tidak ada prosesi lain selain ini.

Tags: #Bayi Mati #Bayi Prematur #Jenazah Bayi