4 Penyebab Rusaknya Sebuah Hubungan yang Disebabkan Oleh Sosial Media

2272 views

Sosial media memang memudahkan sepasang kekasih untuk berkomunikasi tanpa batas ruang dan waktu. Namun justru kemudahan itu bisa menjadi pemicu retaknya sebuah hubungan jika tidak digunakan dengan semestinya.

Media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, Line dan juga WhatApp memang sangat memudahkan seseorang berkomukasi kapan saja dan dimana saja.

Yang jauh pun terasa dekat ketika selalu bertukar kabar lewat sosial media, sehingga memang benar-benar memudahkan seseorang untuk selalu berkomunikasi dengan pasangannya. Namun jangan sampai gara-gara sosial media hubungan cintamu jadi error.

Menurut penelitian, teknologi bisa merenggangkan kedekatan antara kamu dan pasangan.

Temuan peneliti dari Oxford University menyebutkan pasangan yang terlalu intens berhubungan via internet cenderung memiliki kehidupan asmara yang kurang memuaskan.

Studi tersebut melakukan survei terhadap 3.500 pasangan yang merupakan pengguna aktif media sosial.

Loading...

Sebagian besar responden merupakan pengguna Facebook, Instagram, Twitter, email dan aplikasi pesan teks.

Dari penelitian tersebut terungkap, pasangan yang memiliki lima jenis atau lebih perangkat/aplikasi media sosial sebagai sarana untuk berkomunikasi dilaporkan 14 persen lebih sedikit merasakan kepuasan dalam hubungan, ketimbang pasangan yang lebih sedikit berinteraksi dengan teknologi.

Kenapa teknologi yang seharusnya bisa ‘mendekatkan yang jauh’ justru jadi ‘menjauhkan yang dekat?

Apa penyebabnya? Ini empat alasannya yang dipaparkan oleh Your Tango.

1. Gampang Curhat
Teknologi membuat orang lebih mudah untuk curhat, sehingga masalah pribadinya terekspos kemana-mana.

Ketika seseorang tidak bisa menahan emosinya dan curhat di ranah publik bahkan marah-marah ketika hubungan asmaranya bermasalah.

Maka akan mengundang orang yang dikenal, baru kenal bahkan orang yang tak dikenal sekalipun akan mengomentari apa yang sudah di-posting di social media atau status aplikasi chatting.

Hal ini bisa memperparah keadaan dan rentan menimbulkan salah paham.

2. Mengurangi Waktu Berkualitas
Mengecek gadget secara terus-menerus akan mengurangi waktu berkualitas Anda saat bersama kekasih.

Pasangan yang terhubung di banyak social media atau aplikasi elektronik akan menghabiskan lebih banyak waktu dengan teman-teman dunia maya mereka daripada yang nyata.

‘Kecanduan’ mengecek komentar status, balasan email atau mention akan kehilangan waktu bersama momen berharga secara terlebih lagi pada pasangan yang jarang bertemu.

3. Dunia Maya Tak Akan Menggantian Dunia Nyata
Berhubungan di dunia maya tidak bisa menggantikan keintiman fisik. Ketika menerima pesan dalam bentuk teks, yang Anda terima hanyalah informasi.

Anda tidak mendapatkan senyuman, pelukan, tawa atau sentuhan dari pasangan secara langsung. Biar bagaimanapun juga tatap muka tetap lebih esensial ketimbang hubungan dunia maya.

Bertatap mata dan bersentuhan langsung bisa memproduksi hormon cinta yang dinamakan oksitosin.

Hormon ini meningkatkan rasa kasih sayang dan keterikatan dengan pasangan. Anda tak bisa mendapatkannya bila terlalu sering berinteraksi di dunia maya.

4. Gampang Salah Paham
Kesalah pahaman lebih mudah terjadi. Sebab teks hanya bisa menyampaikan sebanyak atau sepanjang kata-kata yang dikirimkan, tiidak ada ekspresi seperti mimik muka, nada bicara atau gerakan tubuh.

Sebuah kalimat bisa diinterpretasikan secara berbeda antara si pengirim dan penerima pesan, terlebih lagi bila si lawan bicara punya sifat yang sensitif atau temperamental. [detik.com]

Tags: #Keluarga Bermasalah #Merusak Keluarga #Sosial Media