4 Petuah Ali bin Abi Thalib Pada Sayyidina Hasan yang Patut Kita Tiru Juga

Pada tahun 40 H malam 27 Ramadhan, Ali bin Abi Thalib bangun dari tidurnya untuk santap  sahur.

Pada saat itu Sayyidina Ali berbicara pada putranya, Hasan, “Malam ini, aku bermimpi bertemu Rasulullah.

Aku mengadu kepada beliau, aku mengatakan, ‘Wahai Rasulullah, betapa besar pembangkangan dan permusuhan yang kutemui dari umatmu.’

Lalu beliau berkata, ‘Berdoalah agar Allah menurunkan balasan atas mereka.’

Maka aku berucap, ‘Ya Allah, berikanlah sesuatu yang lebih baik untukku sebagai ganti mereka dan berikanlah untuk mereka pengganti diriku, sesuatu yang lebih buruk dari padaaku!’”

Setelah menceritakan mimpinya pada Hasan, Ibnu Nabbah, muazzin shalat, masuk menemuinya lalu mengajaknya shalat.

Loading...

Ali bin Abi Thalib keluar dari rumahnya kemudia berteriak membangunkan orang mengerjakan shalat.

Pada waktu berikutnya, datanglah Ibnu Muljam menghadang kemudian menebas Ali dengan pedangnya.

Pada saat di pembaringan, Hasan menangis yang tak bisa terbendung karena melihat sang ayah terluka.

Ali kemudian berkata kepada putranya itu, “Anakku, pesanku, jagalah empat perkara, dan empat perkara yang lain!”

“Apa perkara-perkara itu, wahai ayahanda?” tanya Hasan.

Ali r.a. menjawab, “Kekayaan yang tiada taranya adalah akal, kemiskinan yang paling buruk adalah kebodohan, kesepian yang paling baik adalah ujub, dan kemurahan yang teramat mulia ialah budi pekerti.”

“Apa empat perkara yang lain?” tanya Hasan lagi.

“Pertama, jangan sekali-kali engkau berteman dengan orang tolol karena jika ia ingin menguntungkanmu, ternyata ia malah mencelakakanmu.

“Kedua, jangan bersahabat dengan penipu karena ia akan mendekatkan padamu sesuatu yang sebenarnya harus engkau jauhi, dan menjauhkan yang seharusnya kaudekati.

“Ketiga, jangan bergaul dengan si kikir karena ia akan menahan apa yang sangat kau butuhkan.

“Terakhir, jangan jadikan orang durhaka sebagai rekanmu karena ia akan menjualmu dengan harga yang sangat rendah!”

Itulah pesan Ali bin Thalib kepada sang anaknya Hasan dan perlu juga kita renungkan dalam kehidupan kita sehari-hari.

Tags: #Hasan Bin Ali #Pesan Ali #Petuah Ali bin halibAbi T