4 Sebab Kemenagan Dalam Perang Badar

59 views

Bentrokan pertama antara umat muslim dan suku Quraisy adalah perang Badar.

Kemenangan itu tidak menyebabkan orang islam sombong sebab khawatir akan memicu suku Quraisy bisa menyerang muslim hingga ke Madinah.

Orang islam sangat percaya kalau kemenangan hari itu adalah pertolongan dari yang maha kuasa.

Juga karena sebab beberapa faktor pendukung dalam pemenangan  umat Islam dalam tersebut antara lain adalah:

1. Dibawah Komando Nabi
Kaum Muslim berperang pada perang Badar atas satu komando dan Nabi Muhammad SAW yang menjadi panglima tertinggi.

Prajurit yang disiplin dalam satu komando perang, dan itulah yang menjai sebab diraihnya kemenangan bagi umat islam pada perang itu.

Loading...

Jumlah pasukan muslim memang kalah sedikit dari pada pasukan musuh tapi kedisplinan dan kepatuhan para pasukan Muslim mengantarkan pada sebuah kemenangan.

Sebagai komandan, Nabi SAW tidak langsung memberi keputusan namun beliau  selalu berkonsultasi dengan sahabatnya dalam mengambil sebuah keputusan.

Sedangkan dari phak musuh tidak memiliki kesatuan tujuan dalam pertempuran itu.

Sala satu dalam pasukan perang orang Quraisy pada saat itu, adalah Abu Jahl yang  ingin membunuh Nabi SAW, lebih-lebih setelah paman Nabi, Abu Tholib wafat.

Setelah itu adalah Utbah, orang ini sangat tidak menginginkan kehadiran ajaran baru yang dibawa Nabi Muhammad.

Kedua orang ini cara pandangnya sangat berbeda hal inilah yang menyebabkan pasukan Quraisy tercerai berai dan akhirnya kalah pada pasukan islam.

2. Kedua, Strategi Jitu
Dari Madinah ke Badar Nabi berbaris dengan strategi baik. Nabi mengirim tim patroli dalam mengorek informasi sebelum perang terjadi.

3. Tujuan Kaum Kafir, Kesombongan
Tujuan kemenagan umat islam, kaum Muslim ingin memastikan kebebasan berpikir, beribadah dan berekspresi bagi semua orang.

Sebab Umat Islam menderita karena orang Quraisy selama satu setengah dekade. Maka kaum Quraisy harus  diberi pelajaran agar menghormati padas hak-hak dasar manusia.

Dan tujuan kaum Quraisy hanyalah yang digariskan oleh Abu Jahl, yakni membunuh Muhammad dan berpesta.

Abu Jahl berkata, “Kami akan berbaris ke Badar dan tinggal di sana selama tiga hari.

Dan kami akan menyembelih unta untuk dimakan, mengadakan pesta besar dan membuatnya terbuka bagi semua orang untuk datang dan makan.

Kami akan minum banyak anggur dan akan dihibur oleh penyanyi dan penari. Jika hal ini diketahui, semua suku Arab akan membuat kami kagum selama sisa waktu“.

4. Pasukan Islam Semangatnya Tinggi
Kobaran kesemangatan Muslim sangat berapi-api. Semangat itulah yang membuat mereka meraih kemenangan yang berharga.

Sebesar apapun papsukan dan kekuatan dalam peperangan kalau pasukannya tak punya semangat perang maka bisa dipastikan akan menuai kekalahan.

loading...
loading...

Tags: #Kaum Kafir #Pasukan muslim #Perang Badar