5 Cara Mendapatkan Syafaat di Hari Kiamat

184 views

Hari kiamat adalah tragedi yang sangat menakutkan. Hadits Nabi Shallallahu alaihi wa sallam telah menggambarkan apa yang terjadi pada hari itu.

Kelak di hari kiamat kita menunggu yang namanya syafaat. Jika ingin mendapatkan syafaat ini kiaat-kiatnya:

1. Memperbanyak Membaca Al Qur’an.
Dalam sebuah hadis Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

اقْرَءُوا القُرْآنَ فَإنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ القِيامَةِ شَفِيعًا لِأصْحابِهِ

“Bacalah alquran karena bacaan tersebut akan datang pada hari kiamat memberikan syafa’at kepada orang yang membaca.” (HR. Muslim 804).

2. Berpuasa.
Rasulullah SAW bersabda:

Loading...

الصِّيَامُ وَالْقُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَقُولُ الصِّيَامُ: أَيْ رَبِّ إِنِّي مَنَعْتُهُ الطَّعَامَ وَالشَّهَوَاتِ بِالنَّهَارِ فَشَفِّعْنِي فِيهِ وَيَقُولُ الْقُرْآنُ: مَنَعْتُهُ النُّوْمَ بِاللَّيْلِ فَشَفِّعْنِي فِيهِ فيُشَفعانِ

Puasa dan bacaan qur’an akan memberikan syafa’at kepada seorang hamba. Puasa akan berkata:

Rabbku, sungguh aku telah membuatnya menahan lapar dan syahwatnya pada siang hari, maka izinkan aku memberikan syafa’at untuknya. Bacaan quran pun berkata:

Aku telah membuatnya meninggalkan tidurnya pada malam hari, maka izinkanlah aku meberikan syafa’at untuknya. Maka keduanya pun diziinkan memberikan syafa’at.” (HR. Ahmad : 6626).

3. Berdoa Agar menjadikan Rasulullah SAW Sebagai Wasilah.
Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

إذا سَمِعْتُمُ المُؤَذِّنَ فَقُولُوا مِثْلَ ما يَقُولُ ثُمَّ صَلُّوا عَلَيَّ فَإنَّهُ مَن صَلّى عَلَيَّ صَلاةً صَلّى الله عَلَيْهِ بِها عَشْرًا ثُمَّ سَلُوا اللهَ لِيَ الوَسِيلَةَ فَإنَّها مَنزِلَةٌ فِي الجَنَّةِ لا تَنْبَغِي إلّا لِعَبْدٍ مِن عِبادِ اللهِ وأرْجُو أنْ أكُونَ أنا هُوَ فَمَن سَألَ لِي الوَسِيلَةَ حَلَّتْ لَهُ الشَّفاعَةُ

Apabila kalian mendengar adzan, maka ucapkanlah seperti yang diucapkan muadzin, kemudian bershalawatlah untukku, karena siapa yang bershalawat untukku sekali, Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.

Kemudian mintalah kepada Allah untukku wasilah, yaitu sebuah kedudukan di surga, yang hanya bisa didapatkan oleh seorang hamba Allah, dan aku berharap akulah orangnya.

Sejatinya siapa yang memintakan untukku wasilah, maka dia akan mendapatkan syafa’at.” (HR. Muslim : 384).

4. Mati syahid Saat Perang
Rasulullah SAW bersabda:

يُشَفَّعُ الشَّهِيدُ فِي سَبْعِينَ مِن أهْلِ بَيْتِهِ

orang yang mati syahid diberikan izin memberikan syafa’at untuk 70 orang keluarganya.” (HR. Abu Dawud no. 2522).

5. Disholatkan Oleh 40 Orang Ahli Tauhid.
Dalam sebuah hadits Abdullah bin Abbas berkata bahwa beliau pernah mendengar rasulullah ﷺ bersabda:

ما مِن رَجُلٍ مُسْلِمٍ يَمُوتُ فَيَقُومُ عَلى جَنازَتِهِ أرْبَعُونَ رَجُلًا لا يُشْرِكُونَ بِاللهِ شَيْئًا إلّا شَفَّعَهُمُ اللهُ فِيهِ

Tidaklah seorang mati, lalu disholatkan oleh 40 orang yang tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatupun kecuali Allah akan menjadikan mereka sebagai pemberi syafa’at untuk si mayyit.” (HR. Muslim no. 948).

Tags: #Hari Kiamat #Hari Pembalasan #Syfaat Nabi