5 Doa Ketika Mendengarkan Kumandang Adzan

420 views

Dalam waktu sehari semalama Adzan berkumandang lima kali. Seharusnya apa yang harus baaca saat mendengar adzan?

Inilah 5 bacaan yang harus dibaca ketika mendengar azan antara lain adalah:

1. Mengulang Setiap Lafaz Adzan
Orang yang mendenganrkan kumandang adzan hendeknya memperhatikan dan mengulangi setiap lafad adzan.

Dan jika sampai pada lafadz “Hayya ‘ala-Salah” (Mari kita shalat) dan “Hayya ‘ala-l-falah” (Mari kita raih kemenangan),

seseorang muslim harus mengatakan: La hawla wa la quwwata illa billah

“Tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah.”

Loading...

Nabi Muhammad bersabda: “Ketika Anda mendengar azan, ulangi apa yang dikatakan Mu’azin.” (HR Imam Malik – Al Muwatta)

2. Shalawat
Nabi Muhammad mengatakan: “Ketika kamu mendengar muazin mengumandangkan shalat, ulangi kata-katanya lalu mintalah shalawat kepadaku,

karena orang yang meminta shalawat kepadaku satu kali akan dibalas sepuluh shalawat oleh Allah.” (HR Muslim, Kitab Doa, Hadis 384)

Inilah As-Salawat Al-Ibrahimiah yang dianjurkan untuk dibaca ketika mendengar azan:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كما صَلَّيْتَ عَلَى إبْرَاهِيمَ وعلى آلِ إبْراهِيمَ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كما بَاركْتَ عَلَى إبْرَاهِيمَ وَعَلَى آل إبراهيم في العالَمِينَ إنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Allahumma salli ala Muhammadin wa ala ali Muhammadin, kama sallayta ala Ibrahima wa ala ali Ibrahima innaka Hamidun Majeed.

Allahumma Barik ala Muhammadin wa ala aali Muhammadin kama barakta ala Ibrahima wa ala aali Ibrahima innaka Hameedun Majeed

“Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim.

Limpahkan pula keberkahan bagi Nabi Muhammad dan bagi keluarga Nabi Muhammad,

sebagaimana telah Engkau limpahkan keberkahan bagi Nabi Ibrahim dan bagi keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya di alam semesta Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung.”

3. Doa 
Setelah azan atau mendenganr adzan, dianjurkan berdoa. Do’a ini memiliki variasi yang meliputi ‘wa-d-darajata-r-rafi’ati’ dan ‘innaka la tukhlifu’l mi’ad‘.

Penambahan “innaka la tukhlifu’l mi’ad” dalam doa diriwayatkan oleh Imam Bayhaqi dalam Sunan-nya,

dan diterima untuk tindakan oleh para ulama, seperti yang disebutkan oleh Ibnu Abidin dalam Radd al-Muhtar, mengutip Imdad al-Fattah Shurunbulali dan Fath al-Qadir karya Ibn al-Humam.

Diriwayatkan oleh Jabir bin ‘Abdullah: Rasulullah ﷺ berkata: “Barangsiapa setelah mendengarkan azan membaca (doa diberikan di atas) maka syafaat untukku akan diizinkan baginya pada hari kiamat.” (Sahih Bukhari – Buku 11:588)

Abdullah bin `Amr bin Al-`As meriwayatkan, “Saya mendengar Rasulullah berkata: “Ketika Anda mendengar Azan, ulangi apa yang dikatakan Muazin.

Kemudian mintalah kepada Allah untuk meninggikan penyebutan saya karena setiap orang yang melakukannya akan menerima balasan sepuluh pahala dari Allah.

Kemudian mohon kepada Allah untuk memberikan saya Al-Wasilah (yang dikatakan dalam doa di atas), yang merupakan peringkat tinggi di Jannah, hanya cocok untuk satu hamba Allah;

dan saya berharap bahwa saya akan menjadi orang itu. Jika ada yang meminta Al-Wasilah untukku, maka aku wajib memberi syafaat untuknya.” (Sahih Muslim)

4. Doa Wasilah
Ketika mendengar azan juga dianjurkan membaca: Wa anaa ‘ash-hadu ‘an laa ‘ilaaha ‘llallaahu wahdahu laa shareeka lahu wa ‘anna Muhammadan ‘abduhu wa Rasooluhu, radheetu billaahi Rabban, wa bi-Muhammadin Rasoolan wa bil’islaami deenan.

“Dan aku juga bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah yang tiada sekutu bagi-Nya,

dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. atasnya) sebagai Rasul saya dan dengan Islam sebagai agama saya.”

(Untuk dibacakan dalam bahasa Arab setelah Tashahhud Mu’aththin atau kata-kata penegasan Iman, HR Muslim, Kitab Doa, Hadis 386).

5. Doa di Antara Adzan dan Iqamah
Nabi Muhammad SAW bersabda: “Ulangi kata-kata Muadhin dan ketika Anda selesai, mintalah kepada Allah apa yang Anda inginkan dan Anda akan mendapatkannya.” (HR Abu Dawud, Kitab Doa, Hadis 524)

Dikisahkan oleh Anas ibn Malik, “Doa yang dibuat antara azan dan iqamah tidak tertolak.” (“Kitab As salat” Dawud, Buku 2: 521).

Tags: #Jawababn Adzan #Orang Adzan #Suara Adzan