5 Hadits Ini Menjabarkan Detail Manfaat Menebar Senyum

219 views

Tersenyum di sangat dianjurkan dalam agama. Tersenyum menjadi sebuah bentuk seni yang dapat peningkatan hubungan baik sosial.

Di awal abad ke-20, tawa secara resmi diakui sebagai ilmu yang disebut “Psikologi Tertawa.”

Gérard Jugnot, aktor Prancis, berkata, “Tertawa itu seperti wiper kaca depan, tidak menghentikan hujan tetapi memungkinkan kita untuk terus berjalan.”

Mengenai pentingnya tersenyum, Voltaire berkata, “Senyum mencairkan es, menanamkan kepercayaan diri dan menyembuhkan luka; itu adalah kunci dari hubungan manusia yang tulus.”

Ada pepatah Cina yang berbunyi, “Seorang pria tanpa wajah tersenyum tidak boleh membuka toko.

Mengapa? Karena pria seperti itu tidak akan pernah bisa menarik perhatian orang lain, menaklukkan hati mereka, atau membuat mereka membeli lebih banyak!”

Loading...

Senyum bernilai sedekah. Inilah 5 dalil hadis tentang tersenyum yang harus kita laksanakan antara lain:

1. Rasulullah Suka Tersenyum
Nabi kita Nabi Muhammad selalu menebar senyum. Beliau senantiasa berwajah cerah dan berseri.

Dalam catatan sejarawan di hadapan para sahabat Beliau selalu tersenyum sampai Abdullah ibn Al-Harits ibn Hazm berkata,

“Saya belum pernah melihat orang yang lebih banyak tersenyum daripada Nabi.” (HR At-Tirmidzi)

2. Rasulullah Selalu Tersenyum
Jarir bin Abdullah berkata: “Rasulullah ﷺ tidak pernah menolak izin saya untuk melihatnya sejak saya memeluk Islam dan tidak pernah melihat saya kecuali dengan senyuman.” (HR Muslim).

3. Senyum Menyenangkan Orang Lain
Jika kita tersenyum pada orang lain maka dapat menyenangkan orang tersebut.

Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda: “Kamu tidak dapat memuaskan orang dengan kekayaanmu, tetapi memuaskan mereka dengan wajah ceria dan akhlak yang baik.” (Abu Ya`la dan Al-Hakim; hadits shahih).

4. Senyum Adalah Akhlak Baik
Abu Dzar meriwayatkan dari Nabi bahwa dia berkata, “Jangan meremehkan perbuatan baik,

(sekecil apapun kelihatannya) bahkan jika itu adalah pertemuanmu dengan saudaramu dengan wajah ceria.” (HR Muslim)

5. Senyum Adalah Amal Kebaikan
Nabi berkata, “Tersenyum di wajah saudaramu adalah tindakan amal.” (HR At-Tirmidzi; Dinyatakan Otentik oleh Al-Albani).

Tersenyum merupakan solusi Nabi dalam bersedekah tetapi tidak mampu memberikannya.

Senyum adalah obat segalanya. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an-Nya:

حَتَّىٰ إِذَا أَتَوْا عَلَىٰ وَادِ النَّمْلِ قَالَتْ نَمْلَةٌ يَا أَيُّهَا النَّمْلُ ادْخُلُوا مَسَاكِنَكُمْ لَا يَحْطِمَنَّكُمْ سُلَيْمَانُ وَجُنُودُهُ وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ
فَتَبَسَّمَ ضَاحِكًا مِنْ قَوْلِهَا وَقَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَىٰ وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ

“Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu,

agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari”; maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu.

Dan dia berdoa: “Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai;

dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.” (QS An Naml: 18-19)

Senyum tulus yang datang dari lubuk hati dapat menembus dinding hati orang lain. Senyum juga menunjukkan karakter baik pada diri seseorang.

Abdullah bin Al-Mubarak pernah menjelaskan tentang akhlak yang baik, “Itu adalah wajah yang tersenyum, melakukan yang terbaik dalam kebaikan, dan menahan diri dari bahaya.” (Jami` at-Tirmidzi)

Tags: #Menebar Senyum #Ramah Tamah #Senyum Manis