5 Malasah Urusan Ranjang yang Sering Dialami Suami-Istri, Beginilah Solusinya

Banyak keluhan yang dialami oleh pasangan suami istri terutama mengenai permasalahan ranjang dan hal ini bukanlah hal yang sepele.

Karena menikah adalah cara untuk menghalalkan hubungan antara pria dan wanita. Jika ada permasalahan yang demikian maka tentu harus segera diselesaikan.

Berikut ini 5 permasalahan ranjang yang paling sering dihadapi pasutri:

1. Istri Tak Mencapai Kepuasan Seksual
Masalah yang sering terjadi adalah istri tidak mencapai kepuasan seksual bisa jadi karena memang sulit untuk mencapai organse atau karena suami yang terlalu cepat ketika berhubungan.

Jika demikian maka seorang istri harus membiacarakan agar keduanya sama-sama mencapai klimaks ketika tiap kali berhubungan.

Menurut Debby Herbenick, PhD, dari Indiana University dan penulis buku Because It Feels Good mengatakan bahwa wanita kebanyakan mengalami kesulitan kebanyakan mencapai orgasme sehingga datang ketrapis untuk konsultasi.

Loading...

2. Suami Kecanduan Masturbasi
Ketika seorang suami memiliki keburukan menonton pornografi maka akan berakibat pada hubungan suami istri.

Hubungan yang sesunguhnya menjadi menurun karena ia memiliki keinginan untuk melakukan masturbasi. Maka jangan sekali-kali melakukan hal tersebut karena efeknya sangat buruk terhadap keluarga.

3. Hubungan Terasa Berbeda Setelah Punya Anak
Ketika sudah memiliki anak seorang perempuan akan mengalami penurunan gairah seksual bis ajadi karena kelalahan mengurus bayi atau karena terganggu dengan tangisan anak.

Scott Haltzman, MD, psikiater dari Rhode Island. Wanita akan mengalami penurunan gairah seks ketika sudah memiliki anak karen aperubahan kadar hormon akibat menlahirkan.

Atau karena terlalu lelah mengasuh anak, walau suaminya tetap tertarik kepad aistrinya namun walau bagaimana pun ada juga suami yang terpengaruh dengan perubahan bentuk tubuh pasangannya.

Menurut penulis buku The Secrets of Happily Married Men and The Secrets of Happily Married Women, hal ini bisa diatasi dengan d terapi seks sehingga akan membangun kembali koneksi antarpasangan.

Menurut Dr Haltzman menyarankan agar mengunci pintu kamar agar tidak cemas anaknya masuk kamar atau meminta bantuan pengasuh untuk menjaga buah hatinya.

4. Hubungan Seks yang Membosankan
Terapis psikoseksual Jacqueline Hellyer mengatakan yang paling penting bagi pasangan adalah menjaga komunikasi, namun disamping itu bekali diri tentang ilmu seks atau kesenangan.

Karena bagi perempuan yang tidak tahu apa keinginanya maka ia akan sulit berkomunikasi dengan suamina. Karena pada umumnya kesalahpahaman yang ering terjadi adalah pria menikmati seks sedangkan perempuannya tidak.

Padahal seharusnay dan faktanya bahwa bercinta yang baik adalah membuat pasangannya menikmatinya. Ketika seorang wanita merasa senang maka pria juga akan senang. Yang paling penting adalah komunikasi sehingga hubungannya tidak membosankan.

5. Gairah Seks yang Tidak Seimbang
Ketika istri merasa gairah seksnya meningkat sementara suami tidak atau bahkan sebaliknya tentu akan menjadi masalah.

Miriam Bellamy, LMFT, seorang terapis keluarga dan pernikahan dari Roswell, Georgia bahwa alasan yang membuat pasangan suami-istri menajalni terapi seks karena mengalami perbedaan semacam ini, salah satu saja ingin banyak bercinta sedangkan satunya tidak.

Maka caranya adalah kedua-duanya sama-sama menjalani terapi dan membuat kesepakatan demi kebaikan bersama. [ummi-online.com]

Tags: #Hubungan Biologis #Hubungan Ranjang #Hubungan Suami-Istri