5 Tata Krama Berhubungan Suami Istri yang Di Anjurkan Nabi SAW

777 views

Bagi suami istri, berhubungan badan adalah ibadah yang diberi pahala. Pahal bagi istri adalah dengan malayani suami denga tulus dan ikhlas dan sebaliknya pahala bagi suami melayani sekaligus memberi nafkah yang deperlukan sang istri.

Dalam sebuah hadist riwayat Muslim disebutkan, para sahabat bertanya kepada Rasulullah, “Wahai Rasulullah, apakah jika salah seorang dari kami mendatangi syahwatnya (berhubungan suami istri) maka mendapat pahala?”

Nabi Muhammad menjawab: “Apa pendapat kalian seandainya dia melampiaskan syahwatnya pada yang haram, bukankah dia mendapatkan dosa. Maka demikian pula jika dia melampiaskan syahwatnya pada yang halal, maka dia memperoleh pahala.”

Permsalahan hubungan badan suami istri di atas ranjang tidak serta-merta langsung jos sesuai hasratnya tapi juga memiliki tatakrama dan aturan-aturan yang diajarkan Islam. Syekh Abu Bakr Jabir Al Jazairi dalam kitab Minhajul Muslim menjelaskan tentang adab-adab hubungan suami istri. yaitu:

1. Bercumbu Mesra
Bercumbu mesra sembari bercanda ria sampai gairah sang istri muncul dan membuncah.

2. Berdoa
Jangan lupa untuk selalu berdoa sebelum berhubungan suami-istri agar diberi keturunan terbaik. Berikut ini doanya:

Loading...
بِسْمِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺟَﻨِّﺒْﻨَﺎ ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥَ ﻭَﺟَﻨِّﺐِ ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥَ ﻣَﺎ ﺭَﺯَﻗْﺘَﻨَﺎ

“Dengan nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari syetan dan jauhkanlah syetan mengganggu apa yang Engkau rezekikan kepada kami.”

3. Hindari Berhubungan Intim Saat Istri Haid 

Tidak boleh hubungan badan dalam keadaan Haid, nifas atau sang istri belum mandi suci dari Haid dan Nifas.

Allah berfirman dalam Alquran Surat Al Baqarah ayat 222:

 

وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْمَحِيضِ ۖ قُلْ هُوَ أَذًى فَاعْتَزِلُوا النِّسَاءَ فِي الْمَحِيضِ ۖ وَلَا تَقْرَبُوهُنَّ حَتَّىٰ يَطْهُرْنَ ۖ فَإِذَا تَطَهَّرْنَ فَأْتُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ أَمَرَكُمُ اللَّهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: “Haidh itu adalah suatu kotoran”. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haid; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri. (QS.Al Baqarah ayat: 222)

4. Tidak Boleh Menggauli Istri Lewat Dubur.
Seorang suami haram hubungan badan melalui duburnya. Hal ini di larang oleh hadits Nabi SAW bersabda: 

“Barangsiapa mendatangi istrinya di duburnya, maka Allah tidak melihat kepadanya pada hari kiamat.”

5. Sunnah berwudhu’

Suami istri hendaknya berwudhu dulu jika ingin mengulangi hubungan badan alias jimak dan jika ia ingin tidur, atau akan malaksanakan mandi besar..

loading...
loading...

Tags: #Adab Jimak #Doa Jimak #Ibadah Jimak