Jangan Berdzikir di 5 Waktu Ini, Karena Hukumnya Makruh

563 views

Berzdikir itu sunnak apabila dilakukan disetiap waktunya. Allah sangat menyukai hamba yang senantiasa berzikir kepada Allah.

Sebab zikir itu tak ada batasa waktu dan tempatnya, kecuali pada waktu tertentu yang dimakruhkan sebagaimana firman Allah

فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلَاةَ فَاذْكُرُوا اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِكُمْ

“Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring.” (QS. an-Nisa: 103)

Menurut Imam Nawawi dalam kitab al-Azkar menyebutkan Lima waktu inilah yang dimakruhkan untuk berzikir

1. Ketika Sedang Buang Hajat
Diriwatkan oleh Imam Nasa’i bahwa Nabi Muhammad tidak menjawab salam ketika membuang hajat.

Karena itu menunjukkan berbicara atau mendoakan serta berzikir sedangan ketika buang hajat adalah hal yang paling beliau tidak sukai oleh sebab itu beliau enggan untuk menjawab salamnya.

Loading...

2. Ketika Sedang Berhubungan Intim
Para ualama melarang menyebut nama Allah ketika berhubungan intim karena dianggap tidak pantas. Akan tetapi diperbolehkan jika berzikir didalam hati saja.

Yang diriwayatkan Bukhari Muslim bahwa beliau melarang berzikir bagi yang mendengarkan khutbah. Beliau juga melarang sesuatu yang bisa mengalihkan perhatian kepada khutbah.

4. Ketika Sedang Mendirikan Shalat
Ketika melaksanakan shalat seseorang dilarang mengucapkan bacaan selain bacaan shalat sehingga tentu hukumnya makruh jika berzikir didalam sholat.

Seseorang dilarang berzikir ketika shalat, karena yang harus dibaca hanyalah bacaan sholat.

5. Saat Sedang Mengantuk
Jangan memaksakan diri berdzikir kepada Allah ketika sudah mengantuk karena tentu akan sulit untuk memusatkan perhatiannya. [bincangsyariah.com]

Tags: #Berzikir #Makruh