7 Sifat Setan yang Sering Dikerjakan Manusia (1)

262 views

Setan pasti selalu membisikan godaan kemaksiatan kepada manusia. Tanpa disadari, ternyata banyak sifat kita yang meniru sifat-sifat setan.

Sifat-sifat apa saja itu? Bagaimana kita menghindarinnya?

Inilah sifat-sifat setan yang harus kita jauhi agar tidak mendapat murka Allah Ta’ala, yakni:

1. Sifat ‘Ujub
Ujub adalah senang membanggakan diri sendiri dan merasa paling hebat. Sifat ‘Ujub tergolong dosa besar.

Allah Subhanhu wa ta’ala berfirman :

أَفَأَمِنُوا مَكْرَ اللَّهِ ۚ فَلَا يَأْمَنُ مَكْرَ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْخَاسِرُونَ

Loading...

Maka Apakah mereka merasa aman dari azab Allah (yang tidak terduga-duga)? Tiada yang merasa aman dan azab Allah kecuali orang-orang yang merugi”. (QS Al A’raf : 99)

2. Takabbur
Takabbur adalah sifat menilai orang lain lebih rendah. Setan menganggap dirinya lebih baik dari pada Nabi Adam alaihissalam.

Allah Ta’ala berfirman:

قَالَ مَا مَنَعَكَ أَلَّا تَسْجُدَ إِذْ أَمَرْتُكَ ۖ قَالَ أَنَا خَيْرٌ مِنْهُ خَلَقْتَنِي مِنْ نَارٍ وَخَلَقْتَهُ مِنْ طِينٍ

“Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman; Apakah yang menghalangi engkau (sehingga) kamu tidak bersujud (kepada Adam) ketika Aku menyuruhmu?” (iblis) menjawab ”Aku lebih baik daripada dia.

Engkau ciptakan aku daripada api dan sedangkan dia Engkau ciptakan daripada tanah“. (QS. Al-A’raf:12)

3. Sombong
Iblis merasa dirinya jauh lebih mulia dari Nabi Adam, merasa Adam  tak pantas untuk bersujud kepadanya hingga Iblis dikeluarkan dari surga.

Allah Ta’ala berfirman:

وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلَائِكَةِ اسْجُدُوا لِآدَمَ فَسَجَدُوا إِلَّا إِبْلِيسَ أَبَىٰ وَاسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكَافِرِينَ

“Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah (sujud penghormatan dan pemuliaan) kamu kepada Adam,”

maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Namun ia enggan dan sombong Dia termasuk golongan orang-orang yang kafir”. (QS. Al Baqarah: 34).

4. Al-Waswasah (Menggoda)
Artinya dibisiki setan dan bisikan itu tidak mencerminkan kebaikan dan manfaat.

Dalam surat Al-Ar’raf ayat 20, Allah Ta’ala berfirman :

فَوَسْوَسَ لَهُمَا الشَّيْطَانُ لِيُبْدِيَ لَهُمَا مَا وُورِيَ عَنْهُمَا مِنْ سَوْآتِهِمَا وَقَالَ مَا نَهَاكُمَا رَبُّكُمَا عَنْ هَٰذِهِ الشَّجَرَةِ إِلَّا أَنْ تَكُونَا مَلَكَيْنِ أَوْ تَكُونَا مِنَ الْخَالِدِينَ

Kemudian syaitan membisikkan fikiran jahat kepada mereka agar menampakkan aurat mereka (yang selama ini) tertutup.

Dan (syaitan) berkata, ”Tuhanmu hanya melarang kamu berdua mendekati pohon ini, agar kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang yang kekal(dalam syurga)” (QS. Al-A’raf :20).

Iblis bersusah payah memperdaya Adam dan Hawa sampai keduanya dikeluarkan dari surga.

Tags: #Sifat Manusia #Sifat Setan