7 Surat al-Qur’an Untuk Orang Sakit Agar Cepat Sembuh

7378 views

Dari sebuah acara TVOne, yang di hadiri oleh Ustadz Yusuf Mansur dan para kyai beserta santrinya yang bertempat di salah satu pesantren milik Ustadz Yusuf Mansur, yaitu di Darul Quran. Beliau menyebutkan ada 7 surat dalam Al-Qur’an untuk menyembuhkan penyakit.

Ada sebuah cerita yang di ceritakan oleh Ustad Yusuf Mansur. Pada suatu hari datang seorang teman ibunya ke tempat Ustad Yusuf Mansur dan ternyata orang yang datang tersebut salah satu nya adalah orang yang gak bisa bicara.

Saat itu ibunya berbicara dengan orang yang bisu itu, setelah lama ibunya Ustad kesal dan bertanya: “Kalau orang tua berbicara itu di dengerin dan jawab.”

Salah satu temennya orang tersebut itu bicara pada ibunya Ustadz: “Dia tidak bisa bicara buk”

Ibunya Ustadz pun bicara: “Ooo, maaf saya tidak tau”.

Dan ibunya ustadz memukul bagian belakang dari leher sambil mengucapkan ayat al-Quran, dan itu berulang berkali-kali. Dan kejadian itu sendiri di saksikan langsung oleh Ustad Yusuf Mansur.

Loading...

Dan akhirnya dengan izin Allah SWT orang yang tidak bisa bicara itu akhirnya bisa bicara. Begitulah yang di ceritakan Ustad Yusuf Mansur pada acara itu.

7 surat yang dimaksud dalam al-Qur’an yang berguna untuk menyembuhkan penyakit adalah sebagai berikut.

1. Al-ISRA’ Ayat 82

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ ۙ وَلَا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلَّا خَسَارًا

“Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an (sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang beriman, sedangkan bagi orang yang zhalim (Al-Qur’an itu) hanya akan menambah kerugian.”

2. AN-NAHL Ayat 69

ثُمَّ كُلِي مِن كُلِّ الثَّمَرَاتِ فَاسْلُكِي سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًا ۚ يَخْرُجُ مِن بُطُونِهَا شَرَابٌ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِّلنَّاسِ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

“Kemudian makanlah dari segala (macam) buah-buahan lalu tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu).” Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berpikir.”

3. FUSH SHILAT Ayat 44

وَلَوْ جَعَلْنَاهُ قُرْآنًا أَعْجَمِيًّا لَّقَالُوا لَوْلَا فُصِّلَتْ آيَاتُهُ ۖ أَأَعْجَمِيٌّ وَعَرَبِيٌّ ۗ قُلْ هُوَ لِلَّذِينَ آمَنُوا هُدًى وَشِفَاءٌ ۖ وَالَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ فِي آذَانِهِمْ وَقْرٌ وَهُوَ عَلَيْهِمْ عَمًى ۚ أُولَٰئِكَ يُنَادَوْنَ مِن مَّكَانٍ بَعِيدٍ

“Dan sekiranya Al-Qur’an Kami jadikan sebagai bacaan dalam bahasa selain bahasa Arab niscaya mereka mengatakan, ‘Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya?’ Apakah patut (Al-Qur’an) dalam bahasa selain bahasa Arab sedang (rasul), orang Arab? Katakanlah, ‘Al-Qur’an adalah petunjuk dan penyembuh bagi orang-orang yang beriman. Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, dan (Al-Qur’an) itu merupakan kegelapan bagi mereka. Mereka itu (seperti) orang-orang yang dipanggil dari tempat yang jauh’.”

4. YUNUS Ayat 57

يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَتْكُم مَّوْعِظَةٌ مِّن رَّبِّكُمْ وَشِفَاءٌ لِّمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ

“Wahai manusia! Sungguh, telah datang kepadamu pelajaran (Al-Qur’an) dari Tuhanmu, penyembuh bagi penyakit yang ada dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang yang beriman.”

5. AT-TAUBAH Ayat 14

قَاتِلُوهُمْ يُعَذِّبْهُمُ اللَّهُ بِأَيْدِيكُمْ وَيُخْزِهِمْ وَيَنصُرْكُمْ عَلَيْهِمْ وَيَشْفِ صُدُورَ قَوْمٍ مُّؤْمِنِينَ

“Perangilah mereka, niscaya Allah akan menyiksa mereka dengan (perantaraan) tanganmu dan Dia akan menghina mereka dan menolongmu (dengan kemenangan) atas mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman,”

6. AL-MU’MINUN Ayat 115-118

أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَ () فَتَعَالَى اللَّهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ () وَمَن يَدْعُ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَ لَا بُرْهَانَ لَهُ بِهِ فَإِنَّمَا حِسَابُهُ عِندَ رَبِّهِ ۚ إِنَّهُ لَا يُفْلِحُ الْكَافِرُونَ () وَقُل رَّبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ

“Maka apakah kamu mengira, bahwa Kami menciptakan kamu main-main (tanpa ada maksud) dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? Maka Mahatinggi Allah, Raja yang sebenarnya; tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Tuhan (yang memiliki) ‘Arsy yang mulia. Dan barang siapa menyembah tuhan yang lain selain Allah, padahal tidak ada suatu bukti pun baginya tentang itu, maka perhitungannya hanya pada Tuhannya. Sesungguhnya orang-orang kafir itu tidak akan beruntung. Dan katakanlah (Muhammad), ‘Ya Tuhanku, berilah ampunan dan (berilah) rahmat, Engkaulah pemberi rahmat yang terbaik’.”

7. AL-HASYR Ayat 21-24

لَوْ أَنزَلْنَا هَٰذَا الْقُرْآنَ عَلَىٰ جَبَلٍ لَّرَأَيْتَهُ خَاشِعًا مُّتَصَدِّعًا مِّنْ خَشْيَةِ اللَّهِ ۚ وَتِلْكَ الْأَمْثَالُ نَضْرِبُهَا لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ () هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ ۖ هُوَ الرَّحْمَٰنُ الرَّحِيمُ () هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْمَلِكُ الْقُدُّوسُ السَّلَامُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُ ۚ سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ () هُوَ اللَّهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ ۖ لَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ ۚ يُسَبِّحُ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

“Sekiranya Kami turunkan Al-Qur’an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia agar mereka berpikir. Dialah Allah tidak ada tuhan selain Dia. Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, Dialah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Dialah Allah tidak ada tuhan selain Dia. Maharaja, Yang Mahasuci, Yang Mahasejahtera, Yang Menjaga Keamanan, Pemelihara Keselamatan, Yang Mahaperkasa, Yang Mahakuasa, Yang Memiliki Segala Keagungan, Mahasuci Allah dari apa yang mereka persekutukan. Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Dia memiliki nama-nama yang indah. Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada-Nya. Dan Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.”

***

Ada sebuah cerita yang di ceritakan oleh salah satu Ustad dalam acara “Damai Indonesiaku” tanggal 24 november 2013.

Pada saat Nabi Musa sakit perut, beliah sudah tidak kuat lagi, saat itu Nabi Musa bertanya pada Allah SWT, yang intinya Nabi Musa ingin obat dari Allah, dan Allah pun menjawab ambillah sebuah daun telan saja daun itu.

Setelah itu ternyata nabi musa langsung sembuh dari sakit perutnya. Dan pada saat Nabi Musa sakit perut lagi, Nabi Musa langsung mengambil daun seperti yang di perintahkan oleh Allah pada sebelumnya.

Dan ternyata setelah menelap daun itu, Nabi Musa malah tambah sakit, terus ditelan lagi dan semakin sakit.

Kemudian Nabi Musa bertanya pada Allah yang intinya mengapa saya tidak sembuh setelah menelan daun itu, padahal daunnya sama.

Allah SWT menjawab karena engkau telah menganggap bahwa daun itu adalah obatnya. Dulu engkau saat sakit bergantung padaku dan mengapa engkau sekarang bergantung pada sebuah daun.

Dari kisah di atas tentu makna dari cerita diata adalah perbanyak lah membaca kalimat Allah, seperti لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ (La Ilaha Illallah). Karena itu akan memperkuat keyakinan anda bahwa tiada tuhan selain Allah. [aswaj4.blogspot.com]

Tags: #Faedah al-Qur'an #Kekuatan al-Qur'an #Penjelasan al-Qur'an