7 Tata Krama Murid Pada Gurunya yang Harus Kita Ketahui

213 views

Guru adalah sosok panutan bagi semua muridnya. Peran seorang guru tak akan bisa digantikan dengan teknologi secanggih apapun. Maka dengan demikian seorang murid wajib hormat pada gurunya.

Karena sebab gurunyalah para murid mendapatkan transfer ilmu yang di bisa diamalkan dalam kehidupannya sehari-hari.

Rosulullah SAW bersabda: “Muliakanlah orang yang kamu belajar darinya.” (H.R Abul Hasan Almawardi)

Ini 7 etika yang harus dilaksanakan murid pada seorang gurunya:

Pertama, Hormati Guru
Murid wajib hormat dan tawaduk pada gurunya. Sorang murid tak boleh lancang pada sang guru.

Rosululloh SAW bersabda: “Barangsiapa menghormati orang ‘alim (guru), berarti ia menghormati Tuhannya.” (H.R Abul Hasan Almawardi)

Loading...

Dari Abu Thawus dari bapaknya, “Sesungguhnya termasuk sunnah Nabi, kamu menghormati yang punya ilmu”,

Dalam Al-Quran menghormati guru terdapat pada kisah Nabi Musa terhadap Khidr yang terdapat dalam surat Alkahfi:70-78

Kedua, Mendengarkan Keterangan Guru
Semua keterangan guru wajib diperhatikan oleh murid.

Kisah Musa dan Khidr dalam Alkahfi 70-78, diceritakan tentang sikap Nabi Musa yang memperhatikan ketika gurunya memberikan penjelasan.

Ketiga, Sabar dan Tidak Menentang Guru
Murid sama sekali tak boleh menentang gurunya sebab menyakiti guru tak akan ada taubatnya.

Dalam dialog Nabi Musa dan Khidr, “Dia (Musa) berkata, ‘Insyaalloh akan engkau akan dapati aku orang yang sabar dan aku tidak akan menentangmu dalam urusan apapun.”

Keempat, Bertanya Jika Tidak Paham
Dengan pelajaran yang tak bisa dipahami hendaknya murid bertnya pada gurunya dengan adab yang sopan.

Dan pertanyaannya tak boleh menjatuhkan wibawa guru apalagi di mata teman kelas yang banyak.

Kelima, Mengkritik Guru dengan Baik
Seorang Guru bukan malaikat. Guru pasti pernah keliru seperti dalam kisah Musa yang menegur Khidr ketika dirasa tindakan gurunya tidak sesuai dengan dirinya.

Keenam, Berdoa Agar Ditambahkan Ilmu
seorang murid bukan hanya mencari ilmu saja tapi juga harus berdoa pada Allah agar diberi pengertian yang mudah dan ilmu yang bermanfaat.

Ketujuh, Yakin pada Allah
Ketika seorang murid tak kunjung mengerti dengan keterangan guru maka seorang murid harus yakin bahwa Allah yang memberi pemahaman bukan guru. Guru hanyalah pelantara dalam mentransfer ilmu.

Guru  hanyalah sebatas usaha dalam memberi pemahaman pada murid. Semua Allah yang akan memberi ilmu dalam hati murid.

Alloh berfirman :

إِنَّكَ لَا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَن يَشَاءُ ۚ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ

”Sungguh, engkau (Muhammad) tidak dapat memberi petunjuk kepada orang yang engkau kasihi, tetapi Alloh memberi petunjuk kepada orang yang Dia kehendaki…” (Q.S 28;56)

Dalam ayat lain Allah berfirman;

فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ

Maka barangsiapa mengerjakan kebajikan sebesar zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya (Q.S 99;7)

Tags: #Adab Murid #Akhlak Baik #Murid pada Guru #Murid Soleh