8 Wasiat Nabi Nuh Menjelang Wafatnya

94 views

Pada banyak referensi dalam kitab di jejelaskan tentang wasiat Nabi Nuh kepada anak-anaknya.

Dikutip dari Sunan Nasaโ€™i, Syarah Jalaluddin Suyuthi, As-Sunan Al-Kubra, Imam Baihaqi, Sahih Tirmidzi, Syarah Ibnul Arabi Al-Maliki, Tafsir Ibnu Katsir, juz.4 hal.54, dan Tafsir Baidhawi, juz.5 hal.207,ย ini wasiat Nabi Nuhย menjelang wafatnya.

 

ุฅูู†ู‘ูŽ ู†ููˆู’ุญู‹ุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุงู„ุณู‘ูŽู„ูŽุงู…ู ู„ูŽู…ู‘ูŽุง ุญูŽุถูŽุฑูŽุชู’ู‡ู ุงู„ูˆูŽููŽุงุฉู ุฏูŽุนูŽุง ุงูุจู’ู†ูŽูŠู’ู‡ู ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ: ุฅูู†ููŠู’ ู‚ูŽุงุตูŒ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ูŽุง ุงู„ู’ูˆูŽุตููŠู‘ูŽุฉูŽ ุขู…ูุฑููƒูู…ูŽุง ุจูุงุซู’ู†ูŽุชูŽูŠู’ู†ูุŒ ูˆูŽุฃูŽู†ู’ู‡ูŽุงูƒูู…ูŽุง ุนูŽู†ู ุงุซู’ู†ูŽุชูŽูŠู’ู†ูุ› ุงูŽู†ู’ู‡ูŽุงูƒูู…ูŽุง ุนูŽู†ู ุงู„ุดู‘ูุฑู’ูƒู ุจูุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุงู„ู’ูƒูุจู’ุฑูุŒ ูˆูŽุขู…ูุฑููƒูู…ูŽุง ุจูู„ูŽุง ุงูู„ูฐู‡ูŽ ุงูู„ู‘ูŽุง ุงู„ู„ู‡ู ููŽุงูู†ู‘ูŽ ุงู„ุณู‘ูŽู…ูฐูˆูŽุงุชู ูˆูŽุงู„ู’ุฃูŽุฑู’ุถูŽ ูˆูŽู…ูŽุง ูููŠู’ู‡ูู…ูŽุง ู„ูŽูˆู’ ูˆูุถูุนูŽุชู’ ูููŠู’ ูƒูŽูู‘ูŽุฉู ุงู„ู’ู…ููŠู’ุฒูŽุงู†ูุŒ ูˆูŽูˆูŽุถูŽุนูŽุชู’ ู„ูŽุง ุงูู„ูฐู‡ูŽ ุงูู„ู‘ูŽุง ุงู„ู„ู‡ู ููู‰ ุงู„ู’ูƒูŽูู‘ูŽุฉู ุงู„ู’ุงูุฎู’ุฑูŽู‰ุŒ ูƒูŽุงู†ูŽุชู’ ุฃูŽุฑู’ุฌูŽุญูุŒ ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ุณู‘ูŽู…ูŽูˆูŽุงุชู ูˆูŽุงู„ู’ุฃูŽุฑู’ุถูŽ ูƒูŽุงู†ูŽุชู’ ุญูŽู„ู’ู‚ูŽุฉู‹ ููŽูˆูุถูุนูŽุชู’ ู„ูŽุง ุงูู„ูฐู‡ูŽ ุงูู„ู‘ูŽุง ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ูŽุงุŒ ู„ูŽู‚ูŽุตูŽู…ูŽุชู’ู‡ูู…ูŽุง ุงูŽูˆู’ ู„ูŽููŽุตูŽู…ูŽุชู’ู‡ูู…ูŽุงุŒ ูˆุขู…ูุฑููƒูู…ูŽุง ุจูุณูุจู’ุญูŽุงู†ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูุญูŽู…ู’ุฏูู‡ู–ุŒ ููŽุงูู†ู‘ูŽู‡ูŽุง ุตูŽู„ูŽุงุฉู ูƒูู„ู‘ู ุดูŽูŠู’ุกู ูˆูŽุจูู‡ูŽุง ูŠูุฑู’ุฒูŽู‚ู ูƒูู„ู‘ู ุดูŽูŠู’ุกู.

Sesungguhnya Nuh as ketika menjelang wafatnya memanggil kedua putranya, lalu berwasiat, โ€œSesungguhnya aku akan mengutarakan kepadamu wasiat berikut:

Loading...

Aku perintahkan kamu berdua untuk mengerjakan dua perkara dan aku larang kamu melakukan dua perkara lainnya.

Aku larang kalian mempersekutukan Allah dan takabur (sombong). Dan aku perintahkan kamu berdua membaca kalimah โ€˜Tidak ada Tuhan selain Allah.โ€™

Karena sesungguhnya langit dan bumi serta semua yang ada di antara keduanya, jikalau diletakkan pada salah satu sisi timbangan,

lalu di sisi lainnya diletakkan kalimah โ€˜Tidak ada Tuhan selain Allah,โ€™ tentulah kalimah itu lebih berat.

Dan seandainya langit dan bumi kedua-duanya dijadikan satu, lalu diletakkan padanya kalimah โ€˜Tidak ada Tuhan selain Allah,โ€™ niscaya kalimah itu akan memotongnya atau membuatnya terbelah.

Dan aku perintahkan kamu berdua untuk membaca โ€˜Maha Suci Allah dan dengan memuji kepada-Nya,โ€™ karena sesungguhnya kalimah ini merupakan doa semua makhluk, dan karenanya semua makhluk mendapat rezekinya.โ€

Kemudian Nabi Nuh as menasihatinya sebagai berikut;

Pertama, peliharalah ibadah, maka Allah memeliharamu.

Kedua, peliharalah ibadah kepada Allah, maka kita jumpai Allah berada di hadapanmu.

Ketiga, kenalilah Allah di masa sukamu, niscaya Dia akan mengenalimu di masa dukamu.

Keempat, Jika meminta, mintalah pada Allah. Jika meminta pertolongan, mohon pada Allah.

Kelima, Andai, jika suatu bangsa ingin menimpakan mudarat pada dirimu tapi tidak ditakdirkan oleh Allah, maka mereka tidak bisa membahayakanmu.

Keenam, Andai, mereka bergabung memberikan manfaat padamu tapi tidak ditakdirkan oleh Allah, maka mereka tidak bisa memberimu manfaat.

Ketujuh, beramallah karena Allah dengan sebaik-baiknya amalah.

Kedelapan, sabar dalam menghadapi perkara yang tidak kamu sukai mempunyai banyak kebaikan.

Sesungguhnya setelah ada penderitaan ada kemudahan dan jalan keluar dari segala masalah.

Tags: #Anak Nuh #Pada Anaknya #Untuk Agama #Wasiat Nuh