Ada Banyak Cinta, Tapi Hanya Cinta Ini yang Harus Ada Dalam Pernikahanmu

697 views

Pernikahan adalah janji seumur hidup kita kepada Allah, Nabi, diri sendiri bahkan kedua keluarga.

Oleh sebab itu pernikahan adalah janji yang paling kuat dihadapan Allah SWT. Sehingga apapun yang berkaitan dengan pernikahan Insya Allah bernilai ibadah.

Oleh sebab itu pernikahan menjadi begitu berat yang tak hanya ada keindahan didalamnya namun juga ada keseihan bahkan, kekecewaan hingga merasa jenuh terhadap pasangan atau bahkan mendatangkan kesakitan fisik atau batin hanya karena merasa tersiksa didalam pernikahan.

Tentu hal yang paling ditakuti didalam setiap hubungan adalah godaan orang ketiga, sehingga ketika salah satu dari pasangan merasa tidak bahagia dan menyesali pernikahannyamaka akan tergoda dan tidak setia karena rumah tangganya sudah retak.

Maka yang kita butuhkan adalah cinta yang begitu tinggi yaitu cinta kepada Allah SWT tempat segala harapan kita bergantung.

Cinta terhadap pasangan akan mudah hilang. Yang mencintai karena fisik pasti akan berubah karena yang awalnya langsing akan berubah menjadi gempal dan wajah yang mulus akan berganti keriput.

Loading...

Yang kini terlihat gagah dan ganteng dalam hitungan beberapa tahun saja akan menjadi buncit dan botak.

Atau ketika fisiknya cantik dan tampan namun cintanya yang hilang tak berbekas karena memiliki sifat yang buruk. Karena masih banyak yang memiliki pasangan rupawan namun secepat kilat bercerai.

Hanya Cinta Allah yang akan membuat kita tetap kuat untuk membangun rumah tangga yang utuh.

Didalam pernikahan jangan menginginkan kebahagiaan saja, karena jelas ada iblis serta bala tentranya yang akan senantiasa memerangi kita agar keluar dari jalur pernikahan.

“Sesungguhnya iblis singgasananya berada di atas laut. Dia mengutus para pasukannya. Setan yang paling dekat kedudukannya adalah yang paling besar godaannya. Di antara mereka ada yang melapor, ‘Saya telah melakukan godaan ini.’

Iblis berkomentar, ‘Kamu belum melakukan apa-apa.’Datang yang lain melaporkan, ‘Saya menggoda seseorang, sehingga ketika saya meninggalkannya, dia telah berpisah (talak) dengan istrinya.’ Kemudian iblis mengajaknya untuk duduk di dekatnya dan berkata, ‘Sebaik-baik setan adalah kamu’”. (HR. Muslim, no.2813)

Imam al-Munawi mengatakan, “Sesungguhnya hadits ini merupakan peringatan keras, tentang buruknya perceraian. Karena perceraian merupakan cita-cita terbesar makhluk terlaknat, yaitu Iblis. Dengan perceraian akan ada dampak buruk yang sangat banyak, seperti terputusnya keturunan, dll”. (Faidhul Qadir, 2:408).

Dengan menyadari bahwa musuh terbesar kita adalah syetan, maka untuk mengantisipasi kita harus mengiklaskan hati kita dan apapun yang terjadi adalah takdir Allah yang terbaik.

Sesungguhnya setan tidak akan memiliki daya untuk mengelabuhi orang yang memiliki hati yang ikhlas.

Ketika kita sudah menikah dan merasa kesal terhadap suami, anak serta mertua maka segeralah berwdhu dan beristighfar karena ada campur tangan setan yang membuat kita merasa panas dan hati kita merasa sempit dan kita harus menyadari hal itu.

Sedangkan bagi kita yang belum menikah ketika ada perasaan ingin menyerah untuk mencari jodoh maka kita harus beristighfar dan lawanlah musuh kita yang bernama syetan ini agar tidak mampu membuat kita merasa putus asa.

Belajarlah untuk mencintai Allah karena hanya dengan mencintai Allah yang bisa membuat kita menikmati setiap hari menjalani kehidupan ini.

Dari Anas r.a. dari Nabi saw. Bersabda: “ Barang siapa ada tiga perkara padanya, ia telah mendapatkan manisnya iman, yaitu hendaklah Allah dan Rasul-Nya lebih dicintai olehnya dari apa yang selain keduanya, hendaklah ia mencintai dan membenci seseorang semata karena Allah, dan hendaklah ia benci untuk kembali kepada kekafiran, sebagaimana ia benci jika akan dicampakkan ke dalam neraka”. (HR. Bukhari Muslim)

Menurut Ibnu al_Qayyim al-Jauziyyah Ciri-ciri orang yang jatuh cinta kepada Allah di antaranya adalah:

1. Selalu Ingat pada Sang Kekasih
Sebagai kekasih akan selalu mencintai kekasihnya dengan selalu mengingatnya, senantiasa menyebut namanya didalam hati dan lisannya.

2. Memperhatikan Ucapan Sang Kekasih
Hatinya senantiasa tertabat kepada kekasihnya, selalu memperhatikan dengan seksama pembicaraan kekasihnya serta memusatkan hati dan pendengarannya kepada kekasihnya.

3. Mencintai Orang-orang yang Dekat dengan Kekasih
Seseorang yang mencintai kekasihnya, mencintai segala yang berhubungan dengan kekasihnya, seperti keluarganya, pekerjaannya, karyanya, wadahnya, makanannya dan pakaiannya.

4. Cemburu Terhadap Sang Kekasih
Cemburu tanda cinta karena cemburu adalah bukti bahwa dia sangat mencintai kekasihanya dan membenci sesuatu yang dibenci oleh kekasihnya. Serta merasa tidak terima ketika kekasihnya dizalimi atau diabaikan.

5. Berkorban Demi Sang Kekasih
Seseorang akan rela berkorban demi kekasihnya, ia akan merasa bahagia apabila kekasihnya bahagia walau terkadang sesuatu yang membuatnya bahagia adalah hal yang ia benci.

Karena kebahagiaan kekasihnya layaknya obat untuknya meskupin pahit namun didalamnya terdapat kesembuhan baginya.

6. Senang Menyendiri Bersama Sang Kekasih
Tak ada yang lebih menyenangkan bagi seorang yang mencintai kecuali menyendiri bersama kekasih. Ia akan benci ketika ada seseorang yang datang kepada kekasihnya.

7. Merendahkan Diri di Hadapan Sang Kekasih
Seseorang yang mencintai akan selalu merendahkan diri dihadapan orang yang dicintai. Ia Tidak pernah menggap yang ia lakukan adalah aib melainkan suatu kehormatan baginya.

8. Meninggalkan Semua yang Dibenci Sang Kekasih
Bukti dari mencintai adalah meninggalkan sesuatu yang dibenci oleh kekasihnya. Ia tidak akan mendekati sesuatu yang dibenci, sebab ia hanya merasa senang apabila dekat dengan kekasihnya. Banyak dari mereka yang meninggalkan segala sesuatu yang ia sukai demi membuktikan rasa cintanya. [ummi-online.com]

Tags: #ALLAH SWT #Bergantung Kepada Allah #Mencintai Kekasih