Al-Qur’an Menjelaskan 4 Penyebab Bencana dan Musibah yang Menimpa Manusia

Musibah dan bencana merupakan sunnatullah. Semua bencana yang terjadi dengan manusia semua atas izin Allah.

Hal itu terjadi  sebagai penggugur dosa atau peringatan agar diambil pelajaran oleh setiap hamba.

Sebagai hamba yang baik kita perlu introspeksi diri dengan adanya musibah dan bencana yang menimpa.

Sebab, kemungkinan bencana itu sebab adanya perilaku kita yang mendatangkan murka dari Allah.

Inilah perilaku yang disebutkan Al-Qur’an yang mengakibatkan bencana dan musibah:

Pertama, Mengingkari Ayat-ayat Allah
Allah akan membukakan pintu-pintu keberkahan dari langit dan bumi maka jangan sampai ingkar  pada ayat Allah.

Loading...

Hal ini sebagaimana yang firman Allah berikut:

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi,

tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (QS Al-A’raf: 96)

Kedua, Syirik atau  Menyekutukan Allah
Seperti mempropagandakan bahwa Allah memiliki anak atau langsung dengan menyekutukan Allah.

Hal ini sebagaimana firman Allah:

وَقَالُوا اتَّخَذَ الرَّحْمَنُ وَلَدًا (88) لَقَدْ جِئْتُمْ شَيْئًا إِدًّا (89) تَكَادُ السَّمَوَاتُ يَتَفَطَّرْنَ مِنْهُ وَتَنْشَقُّ الْأَرْضُ وَتَخِرُّ الْجِبَالُ هَدًّا (90) أَنْ دَعَوْا لِلرَّحْمَنِ وَلَدًا (91) وَمَا يَنْبَغِي لِلرَّحْمَنِ أَنْ يَتَّخِذَ وَلَدًا (92)

“Dan mereka berkata: ‘Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak.’ Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat mungkar,

hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh, karena mereka menda’wakan Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak.

Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak.” (QS. Maryam: 88-92)

Ketiga, Tidak Menegur Orang-orang Zalim
Berikut firman Allah:

وَاتَّقُوا فِتْنَةً لَا تُصِيبَنَّ الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْكُمْ خَاصَّةً وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

“Dan peliharalah dirimu daripada siksaan (azab/bencana) yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya.” (QS. Al-Anfal: 25)

Keempat, Zina dan Riba Terang-terangan 
Dalam hadis Rasulullah bersabda:

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا ظَهَرَ فِي قَوْمٍ الرِّبَا وَالزِّنَا إِلاَّ أَحَلُّوا بِأَنْفُسِهِمْ عِقَابَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

“Dari Abdullah bin Mas’ud, dari Rasulullah bahwa beliau bersabda: ‘Tidaklah suatu kaum mereka melakukan dengan terang-terangan berupa riba dan zina,

melainkan halal bagi Allah untuk menimpakan azabnya kepada mereka.” (HR Ahmad)

Kelima, Merusak Alam.
Hal ini sebagaimana yang Allah firmankan:

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” (QS. Ar-Rum: 41)

Hikmah dari musibah ini, Nabi Muhammad memberi kabar gembira bagi kaum muslim.

Dari Abu Sa’id Al-Khudri ra dan Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah bersabda: “Tidaklah sesuatu menimpa seorang muslim, baik berupa rasa letih, rasa sakit, gelisah, sedih, gangguan, gundah gulana,

bahkan duri yang menusuknya (adalah juian baginya), melainkan dengan hal itu Allah akan mengampuni dosa-dosanya.” (HR Muslim)

Tags: #Bencana Alam #Hukm Al-Qur'an #Musibah Menimpa