Allah Cabut Nyawa Ibnu Arabi Ketika Menulis Tafsir Al-Qur’an

498 views

Ibnu Arabi ulama alim yang hidupnya dipenuhi dengan hikmah. Beliau berpindah perjalanan dari tempat ke tempat untuk menuntut ilmu.

Beliau telah  menuliskan kitab dalam ratusan judul.

Beliau punya nama lengkap Muhammad bin Ali bin Muhammad bin Ahmad bin Abdullah bin Hatim At-Tha’i.

Ibnu Arabi mencari tempat nyaman untuk menghabiskan sisa hidupnya. Beliau menginap di Damaskus untuk dijadikan tempat yang dianggap nyaman baginya.

Dalam kitab Syajarah Al-Kawn Ibnu Arabi yang ditahkik oleh KH Zainul Maarif dijelaskan bahwa selama di Damaskus Ibnu Arabi berhasil menyelesaikan beberapa kitab karyanya.

Yakni Futuhat Al-Makiyyah, Fushush Al-Hikam, Diwan, Washaya Yusufiyyah, Mafatih Al-Ghaib, Kunhu Ma La Budda Minhu Li Al-Murid,

Loading...

Masyahid Al-Asrar Al-Qudsiyyah, At-Tanzilah Al-Muwashalah, Taj Ar-Rasail, Syajarah Al-Kawn, Tafsir As-Syekh Al-Akbar,

Tuhfah As-Safar, Al-Amr Al-Muhakam, dan Muhadlarah Al-Abrar.

Saat beliau tengah menulis tafsir Alquran; Al-Jam’u wa At-Tafsir fi Asrar Ma’ani At-Tanzil yang setebal 60 jilid.

Persis pada ayat ke-65 Surah Al-Kahfi yang berbunyi: “Wa allamahu min ladunna ilman,”

Artinya: “Kami mengajarinya ilmu dari Kami,” ini Ibnu Arabi menghembuskan nafas terakhir.

Ibnu Arabi wafat pada malam Jumat 28 Rabiutsani 638 Hijriyah atau 16 November 1240 Masehi.

Beliau wafat di rumah Qadli Muhyiddin bin Az-Zanki, di Damaskus.

Kemudian Jenazah Ibnu Arabi dikuburkan di makam pribadi keluarga Qadli Muhyiddin bin Az-Zanki, di bukit Qasiyun, Damaskus (Suriah).

Tags: #Cabut Nyawa #Malaikat Maut #Tafsir Al-Qur'an