Amalan Hari Jum’at Sesuai Sunnah

267 views

Hari yang paling istimewa didalam agama islam adalah hari jum’at. Pada hari jum’at laki-laki diwajibkan untuk melaksanakan kewajibannya sebagai umat Islam yaitu melaksanakan shalat jum’at di masjid. Semua laki-laki berkumpul bersama untuk melaksanakan perintah Allah SWT.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِن يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ ٩ فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِن فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan shalat pada hari Jum‘at, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Apabila shalat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung.” (QS. al-Jumu’ah: 9-10)

Lalu, apa dalil yang mengatakan bahwa hari jum’at itu adalah hari istimewa dan berbeda dari hari biasanya. Ada sebuah hadits yang menyebutkan betapa istimewanya hari Jum’at itu,

“Hari terbaik di mana matahari terbit di hari itu adalah hari Jum’at. Di hari itu Adam diciptakan, di hari itu pula Adam dimasukkan ke dalam surga dan juga dikeluarkan dari surga. Dan kiamat tidak akan terjadi kecuali pada hari Jum’at” (HR. Muslim)

Betapa istimewanya hari jum’at karena pada hari tersebut Nabi Adam Diciptakan sekaligus dimasukkan kedalam surga. Bahkan Nabi Adam pun dikeluarkan dari surga pada hari jum’at dan hari kiamat akan terjadi pada hari jum’at.

Selain istimewa, Hari Jum’at para laki-laki menjadi berkumpul di masjid sehingga semau masjid dipenuhi oleh jamaah yang hendak melaksanakan shalat jum’at.

Loading...

Sebab sangat jarang sekali masjid penuh jika melaksanakan shalat fardu. Hanya pada shalat jum’atlah para laki-laki berkumpul.

“Shalat Jum’at berjama’ah adalah kewajiban bagi setiap muslim, kecuali 4 golongan, yaitu budak, wanita, anak kecil, dan orang yang sakit” (HR. Abu Dawud)

Selain kewajiban laki-laki melaksanakan shalat jum’at ada beberapa amalan sunnah yang bisa diamalkan dihari jum’at. Amalan tersebut akan mendapatkan padahal jika mengamalkannya.

Ada banyak amalan sunnah yang bisa kita lakukan dihari jum’at mulai dari pagi hingga memasuki shalat jum’at. Berikut ini ada 11 sunnah yang Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam contohkan kepada kita.

1. Membaca Surat Al-Kahfi
Sunnah yang bisa kita amalkan dihari jum’at adalah membaca surat Al-Kahfi mulai dari kamis sore atau malam jum’at.

Membaca surat Al-Kahfi merupakan sunnah Jum’at yang bisa kamu lakukan ketika hari tersebut telah datang. Mulai dari malam di hari kamis, ketika waktu maghrib telah masuk.

Karena amalan ini sangat luar biasa sehingga bagi yang membacanya akan disinari cahaya dari jum’at satu kejum’at lainnya.

Seperti yang yang diriwayatkan dalam sebuah hadits dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

“Barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka Allah akan menyinarinya dengan cahaya di antara dua Jum’at.” (HR Hakim dalam Al-Mustadrok)

Meskipun keutamaan membaca surah Al-Kahfi ini sangat besar, akan tetapi masih banyak yang tidak mengamalkannya. Entah karena sibuk bekerja atau merasa lelah karena jumlah halamannya lumayan banyak.

Namun kita harus membiasakan diri untuk membaca surat Al-Kahfi ini setiap Jum’at, apalagi hanya seminggu sekali.

2. Memperbanyak Dzikir
Dzikir adalah mengingat Allah, kita pun selalu diperintah agar senantiasa mengingat Allah. Jika dihari biasa kita banyak berzikir maka dihari jum’at kita harus menambah kuantitas zikir kita.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِن يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ

“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan shalat pada hari Jum‘at, maka segeralah kamu mengingat Allah …” (QS. al-Jumu’ah: 9)

3. Memperbanyak Doa
Perbanyaklah doa ketika hari jum’at, yang terpenting doanya untuk kebaikan. Sebagaimana sebuah hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebut hari Jum’at kemudian berkata,

“Di hari Jum’at itu terdapat satu waktu yang jika seseorang muslim melakukan shalat di dalamnya dan memohon sesuatu kepada Allah Ta’ala, niscaya permintaannya akan dikabulkan.” Lalu beliau memberi isyarat dengan tangannya yang menunjukkan sedikitnya waktu itu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Sedikit waktu yang dimaksud didalam hadist tersebut adalah detika terakhir ketika hari jum’at. Lebih tepatnya ketika memasuki waktu maghrib lebih tepatnya ketika matahari akan terbenam dihari jum’at.

4. Memperbanyak Shalawat
Shalawat dianjurkan dilakukan pakan saja dan dimana saja, baik malam, sore dan pagi. Akan tetapi ketika hari jum’at maka kita sangat dianjurkan menambah shalawat kita kepada Nabi Muhammad SAW.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya hari yang paling utama bagi kalian adalah hari Jum’at, maka perbanyaklah shalawat kepadaku di dalamnya, karena shalawat kalian akan disampaikan kepadaku”. Para sahabat berkata, “Bagaimana ditunjukkan kepadamu sedangkan engkau telah menjadi tanah?” Nabi bersabda,“Sesungguhnya Allah mengharamkan bumi untuk memakan jasad para Nabi” (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, an-Nasa-i)

5. Mandi Jum’at
Meskipun kita mandi setiap hari akan tetapi khusus dihari jum’at kita akan mandi nam dengan niatnya yang berbeda yaitu niat mandi jum’at. Seperti yang ada dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

“Barangsiapa yang mandi pada hari Jum’at, maka ia mandi seperti mandi janabah” (HR. Bukhari dan Muslim)

Bahkan sebagian ulama mewajibkan mandi jum’at ini. Yang mana hal ini berdasarkan sebuah hadits dari Abu Sa’id Al Khudri, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

“Mandi pada hari Jum’at adalah wajib bagi setiap orang yang telah baligh.” (HR. Bukhari dan Muslim)

6. Memakai Pakaian Terbaik
Ketika hendak melaksanakan shalat jum’at maka hendaknya menggunakan pakaian yang baik, yang sopan bahkan terbaik.

Karena ketika berangkat sekolah atau bekerja berangkat dengan pakaian rapi dan baik. Maka tak pantas jika memakai kaos oblong saja, harusnya gunakan pakaian terbaik yang dimiliki.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Wajib bagi kalian membeli 2 buah pakaian untuk shalat Jum’at, kecuali pakaian untuk bekerja” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah, dinilai shahih oleh Al Albani)

7. Membersihkan Diri dan Menggunakan Minyak Wangi
Setelah mandi dan menggunakan pakaian terbaik maka tidak lengkap rasanya jika tidak memakai parfum. Dengan memakai parfum maka akan terlihat bersih juga wangi.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa yang mandi pada hari Jum’at dan bersuci semampunya, lalu memakai minyak rambut atau minyak wangi kemudian berangkat ke masjid dan tidak memisahkan antara dua orang, lalu shalat sesuai dengan kemampuan dirinya, dan ketika imam memulai khutbah, ia diam dan mendengarkannya maka akan diampuni dosanya mulai Jum’at ini sampai Jum’at berikutnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dengan demikian, hadis diatas memerintahkan kita untuk bersucidihari jum’at, selain itu kita harus memakai pakaian terbaik juga memakai parfum agar melaksanakan shalat jum’at dalam keadaan wangi.

8. Tidak Duduk dengan Memeluk Lutut
Menekuk lutut ketika khatib sedang berkutbah sering dilakukan oleh kebanyakan orang, padahal yang demikian dilarang. Sebagaimana yang disebutkan didalam hadis.

Sahl bin Mu’adz bin Anas mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melarang Al Habwah (duduk sambil memegang lutut) ketika sedang mendengarkan khatib berkhutbah. (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, derajat hidits hasan)

9. Memperbanyak Shalat Sunnah Sebelum Khatib Naik Mimbar
Ketika sudah sampai di masjid, maka hal pertama yang dilakukan adalah melaksanakan shalat tahiyatul masjid. Ketika kaum laki-laki hendak melaksanakan shalat tahiyatul masjid, bisa ditambah dengan melaksanakan shalat sunnah lainnya.

Sebagaimana yang disebutkan didalam hadis Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa yang mandi kemudian datang untuk shalat Jum’at, lalu ia shalat semampunya dan dia diam mendengarkan khutbah hingga selesai, kemudian shalat bersama imam, maka akan diampuni dosanya mulai jum’at tersebut sampai jum’at berikutnya ditambah tiga hari.” (HR. Muslim)

Selain memperbanyak shalat sunnah ketika khatib naik ke atas mimbar, hadis diatas juga menunjukkan bahwa berbocara ketika kutbah sedang dibacakan hukumnya dilarang. Sebagai jamah shalat jum’at wajib mendengarkan dan tidak boleh tidur.

10. Menyegerakan Berangkat ke Masjid
Sebelum mendengarkan khutbah maka kita harus berangkan ke mesjid terlebih dahulu. Karena segera berangkat ke msajid adalah salah satu sunnah yang bisa kita amalkan dihari jum’at.

Anas bin Malik berkata, “Kami berpagi-pagi menuju sholat Jum’at dan tidur siang setelah shalat Jum’at” (HR. Bukhari).

Segera berangkat ke masjid, lalu sesampainya di masjid jangan sampai duduk apalagi sampai memilih tempat paling belakang untuk bersandar di dinding. Lebih baik menuju shaf pertama dan langsung melaksanakan shalat sunnah. Karena shaf pertama adalah tempat yang memiliki keutamana sangat besar.

11. Melaksanakan Shalat Sunnah Setelah Shalat Jum’at
sama halnya shalat wajib lainnya, ketika selesai shalat jum’at ada juga shalat sunnahnya sebanyak dua rakaat atau empat rakaat. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

“Apabila kalian telah selesai mengerjakan shalat Jum’at, maka shalatlah 4 rakaat.” Amr menambahkan dalam riwayatnya dari jalan Ibnu Idris, bahwa Suhail berkata, “Apabila engkau tergesa-gesa karena sesuatu, maka shalatlah 2 rakaat di masjid dan 2 rakaat apabila engkau pulang.” (HR. Muslim, Tirmidzi)

Demikianlah amalan sunnah yang bisa kita lakukan pada hari jum’at. [jubah.id]

Tags: #Amalan Hari Jum'at #Anjuran Hari Jum'at