Amalan Ibu Hamil Supaya Mudah Melahirkan

2095 views

Setiap perempuan yang hamil pasti menginginkan proses kelahirannya lancar dan selamat.

Maka sebagai perempuan yang hamil alangkah baiknya melakukan amalan doa untuk memudahkan persalinan juga orang tua juga anaknya selamat.

Yang Bisa dilakukan oleh ibu hamil yang pertama adalah:

  • Membiasakan gaya hidup sehat
  • Sering bergerak ketika kemailannya sudah tua
  • Berdoa semoga dimudahkan ketika kelahirkan

Sebagai umat islam kita harus senantiasa berusaha dan berdoa dengan cara yang benar, sebab berusaha saja tidaklah cukup melainkan harus diimbangi dengan doa. Berikut ini 13 amlan menurut Islam agar saat melahirkan diberi kemudahan oleh Allah:

1. Doa Selama Kehamilan
Islam membeirkan tips agar menjelang persalinan normal tanpa hambatan, maka amalkan doa berikut ini untuk memohon kepada Allah SWT agar diberi anak shaleh shalehah dan yang berbakti kepada kedua orang tuanya.

Tidak hanya berlaku kepada anda sebagai istri namun juga kepada sang suami. Ketika menjelang persalinan atau selama kehamilan sang suami juga harus mengamalkan doa untuk kelancaran persalinan sang istri. Sebagaimana Nabi Muhammad memuliakan istrinya.

Loading...
ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﻫَﺐْ ﻟَﻨَﺎ ﻣِﻦْ ﺃَﺯْﻭَﺍﺟِﻨَﺎ ﻭَﺫُﺭِّﻳَّﺎﺗِﻦَﺍ ﻗُﺮَّﺓَ ﺃَﻋْﻴُﻦٍ

Robbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa dzurriyyatinaa qurrota a’yun

Artinya:
Ya Alloh, anugerahkanlah pada kami, istri istri dan keturunan keturunan yang bisa sebagai penenang hati. Dan jadikanlah kami imam bagi orang orang yang bertakwa”.

Surah yang diturunkan dimekkkah sebanyak 7 ayat yaitu surah Al-Fatihah, yang mana surah ini jika diamalkan oleh wanita hamil maka maka ia akan terhindari dari hukum cerai. Ketutamannya adalah untuk menerangi hati dan daya ingat kuat sang bayi yang sedang dikandung.

Al-Fatihah adalah surah yang diturunkan di Mekkah terdiri dari 7 ayat. Surah ini jika diamalkan oleh seorang ibu yang sedang mengandung agar terhindar dari hukum cerai bagi wanita hamil maka ia memiliki keutamaan sebagai penerang hati dan daya ingat yang kuat bagi bayi yang sedang dikandung.

Dalam surah al-Fatihah terdapat ayat:

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

“Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan.” (QS. al-Fatihah: 5)

Pada ayat ini jelas bahwa hanya Allah lah tempat meminta pertolongan, maka jika seorang ibu ingin anaknya senantiasa ditolong oleh Allah, disarankan untuk mengamalkan surah al-Fatihah selama mengandung.

Jika dilihat dari kisah maryan yang mengandung tanpa suami dan tak peernah melakukan hubungan suami-istri memang tentu tidaklah mudah untuk menjalainya.

Maryam hanya meminta pertolongan kepada Allah SWT semata ketika semua orang mencela hingga ia mengasingkan diri dari masyarakat.

Ia meminta pertolongan kepada Allah ketika hendak melahirkan dan proses persalinan serta meminta semoga anak yang dilhiarkan menajdi anak yang sholeh dan shalehah.

Dengan izin Allah beliau melahirkan anak laki-laki yang bernama Isa yang menjadi Nabi dan Rasul.

Sehingga kisah ini bisa menginspirasi kita bahwa ketika ingin mendapatkan kemudahan ketika melahirkan juga ingin mendapatkan anak yang shaleh maka hendaknya mmbaca surah maryam selama masa kehamilam.

2. Doa Menjelang Persalinan
Ketika usia kehamilan sudah tua dan persalinan sudah dekat maka bacalah doa persalinan berikit ini, bukan hanya yang mau melahikran melainkan semua orang yang ada disampingnya juga mmebaca doa berikut ini.

حَنَا وَلَدَتْ مَرْيَم وَمَرْيَمْ وَلَادَتْ عِيْسَى اُخْرُجْ اَيُهَا الْمَوْلُوْدْ بِقُدْرَةِ الْمَلِكِ الْمَعْبُوْدْ

Latin:

Hannaa Waladat Maryama, Wa Maryama Waladat Iisaa, Ukhruj Ayyuhal Mauluudu Biqudrotil Malikil Ma’buudi

Artinya:
Hana telah melahirkan Maryam, sedangkan Maryam sudah melahirkan Isa. Maka, keluarlah hai anakku dengan sebab kekuasaan Allah yang disembah”

3. Memperbanyak Bacaan Ayat Suci al-Qur’an
Memperbanyak al-Qur’an memang harus kita lakukan sebagai umat muslim apalagi ketika kita hamil. Maka bagi wanita yang hamil harus senantiasa menyibukkan diri dengan membaca al-Qur’an atau mendengarkannya.

Penelitian dibidang kedokteran mengungkapkan bahwa sura-sura dari luar dapat mempernagruhi janin yang ada didalam janin sang ibu.

Jika yang di dengar adalah suara orang yang membaca al-Qur’an maka diharapkan akan berpengaruh kepada janin yang ada didalam kandungan. Allah berfirman:

اللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَحْمِلُ كُلُّ أُنثَىٰ وَمَا تَغِيضُ الْأَرْحَامُ وَمَا تَزْدَادُ ۖ وَكُلُّ شَيْءٍ عِندَهُ بِمِقْدَارٍ

“Allah mengetahui apa yang dikandung oleh setiap perempuan, apa yang kurang sempurna dan apa yang bertambah dalam rahim. Dan segala sesuatu ada ukuran di sisi-Nya.” (QS. ar-Ra’d: 8)

Jika ibu hamil selalu membaca ayat suci Al-qur,an maka Insya Allah proses kelahirannya akan dimudahkan oleh Allah SWT.

4. Memperbanyak Istigfar
Beristigfar kepada Allah adalah cara kita untuk senantiasa mengingat Allah, memohon ampun kepada Allah karena istigfar memilii bayak keutamaan dan bermanfaat bagi yang melakukannya.

Ketika sseseorang yang hendak melahirkan memperbanyak istigfar maka dengan izin Allah, Allah akan permudah proses kelahirannya.

Sebab salah satu keutamaan dari memperbanyak istigfar adalah mempermudah masalah yang sedang kita hadapi. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW. bersabda:

“Barang siapa membiasakan diri untuk beristigfar, Allah akan memberikan jalan keluar baginya dari setiap kesulitan, akan memberikan kebahagiaan dari setiap kesusahan, dan akan memberi rezeki dari arah yang tidak disangka sangka.” (HR. Abu Dauddan Ibnu Majah)

5. Jadikan Kehamilan Sebagai Ibadah Kepada Allah
Seseorang yang menganggap kehamilannya sebagai ibadah maka dengan izin Allah akan Allah berikan pertolongan juga rahmat kepada orang tersebut.

6. Nikmati Rasa Sakit
Ibu hamil pasti akan merasakan sakit terutama ketika hendak melahirkan. Maka bagi ibu yang berusah menikmati rasa sakitnya. Sebab rasa sakit yang dirasakan oleh ibu yang hendak melahirkan sebenarnya sebagai penggugur dosanya.

7. Jangan Banyak Mengeluh
Jangan mengeluh ketika menjaani proses melahirkan, mengeluh hanya akan membuat semakin sakit , maka lebih baik beristigfar sehingga mendapatkan ketenangan.

8. Selalu Mendengarkan Ayat-ayat al-Qur’an
Ketika hendak memasuki proses persalinan, maka perbanyaklah mendengarkan ayat Al-Qur,an agar memberi ketenangan hati dan pikiran.

9. Berpikiran Positif
Lebih baik selalu berprasangka baik dan berfikir positif sehingga memberi ketenanganhati dan pikiran.

Sebagai perempuan yang melahirkan terkadang tidak sadar diri mengucapkan kata-kata kasar, maka lebih baik hal tersebut tidak boleh dilakukan. Lebih baik memperbanyak istigfar agar mendapatkan ketenangan hati.

10. Ikuti Saran Dokter
Ketika proses melahirkan maka ikuti instruktur yang diberikan oleh dokter yang menangani, sebab dokter lebih tahu karena ia sudah dibdangnya dan ilmunya.

11. Berserah Diri Kepada Allah
Ketika menjalani proses melahirkan maka serahkan diri kepada Allah SWT sebab Allah lah yang maha kuasa atas segala dunia dan Hanya kepada Allah kita akan kembali.

12. Berbakti Pada Kedua Orang Tua
Yang berperan penting didalam kehdiupan kita adalah orang tua kita, maka kita harus berbakti kepadanya sehingga orang tua kita mendaakan yang terbaik juga Allah akan memberi kemudahan bagi kita.

Beda halnya jika tidak berbakti kepada orang tunya maka akan merasakan betapa sakitnya melahirkan hingga menyadari bahwa ibunya juga susah dan betapa sakit melahirkan dirinya. Sehingga Allah memperingati agar bisa berbuat baik dan berbakti kepada orang tua.

Berbakti kepada orang sangatlah mudah yaitu dengan cara berbuat baik kepadanya, sellau melaksanakan perintah mereka, soapn-santun serta merendahkan diri dihadapanya.

Selalu mendoakan orang tua agar Allah ampuni dosa-dosanya dan ketika orang tuanya sudah meninggal maka tetap berhubungan baik dengan orang yang disayangi.

Jangan berkata kassar, berbakti kepadanya, menjaga orang tuanya, menghilangkan kesulitan orang tua yang disebutkan dalam sebuah hadits shahih yang diriwayatkan oleh Abdullah, dia berkata,

“Saya bertanya kepada Nabi Saw., ‘Perbuatan apa yang paling dicintai oleh Allah Azza wa Jalla?’ Beliau menjawab, ‘Shalat pada waktunya.’ Dia bertanya lagi, ‘Kemudian apa?’ Beliau menjawab, ‘Berbakti kepada kedua orang tua.’ Dia bertanya lagi, ‘Kemudian apa?’ Beliau menjawab, ‘Jihad fi sabilillah’.”

13. Berbuat Baik Pada Sesama
Bebruat baiklah kepada semua mahluk Allah, jangan hanya kepada manusia namun juga pada hewan apalagi sampai menyakitinya.

Misal ada kucing yang hamil maka jangan memukulnya dan jangan mengusir ketika kucing tersebut kebingungan pada saat ingin melahirkan.

Sebagai umat islam kita dinajurkan untuk memelihara kucing, makan juga minum terutama ketika kucing tersebut sedang lapar dan haus, karena kita akan berdosa juka kita mmebiarkan kucing itu menderita.Dengan berbuat baik dna memelihara kucing maka sudah dijadikan sedekah bagi orang tersebut.

“Pada setiap sedekah terhadap mahluk yang memiliki hati (jantung) yang basah (hidup) akan dapatkan pahala kebaikan. Seorang muslim yang menanam tanaman atau tumbuh tumbuh an yang kemudian dimakan oleh burung burung, manusia, atau binatang, maka baginya sebagai sedekah” (HR. Bukhari, Muslim).

Demikianlah amalan ibu hamil yang kita kita amalkan dan semoga proses melahirkan dilancarkan. [dalamislam.com]

Tags: #Amalan Ibu Hamil #Amalan Ketika Persalinan #Doa Persalinan