Anjuran Nabi Untuk Mengambil Makanan yang Jatuh

2566 views

Islam melarang kita untuk membuang makanan yang layak untuk dimakan, bahkan dianjurkan untuk mengambil makanan yang jatuh walau pun itu cuma satu butir.

Karena bisa jadi, makanan satu butir yang jatuh itulah yang mengandung keberkahan.

Dalam Islam juga disebutkan bahwa makanan yang jatuh lalu tidak diambil, maka makanan itu akan dimakan setan.

Berikut ini dalil anjuran Nabi kepada kita untuk mengambil makanan yang baru jatuh:

سَمِعْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ :إِنَّ الشَّيْطَانَ يَحْضُرُ أَحَدَكُمْ عِنْدَ كُلِّ شَىْءٍ مِنْ شَأْنِهِ حَتَّى يَحْضُرَهُ عِنْدَ طَعَامِهِ فَإِذَا سَقَطَتْ مِنْ أَحَدِكُمُ اللُّقْمَةُ فَلْيُمِطْ مَا كَانَ بِهَا مِنْ أَذًى ثُمَّ لْيَأْكُلْهَا وَلاَ يَدَعْهَا لِلشَّيْطَانِ فَإِذَا فَرَغَ فَلْيَلْعَقْ أَصَابِعَهُ فَإِنَّهُ لاَ يَدْرِي فِي أَىِّ طَعَامِهِ تَكُونُ الْبَرَكَةُ

“Saya pernah mendengar Nabi Saw bersabda; ‘Sesungguhnya setan menyertai salah satu dari kalian dalam segala hal hingga menyertai kalian ketika makan. Oleh karena itu, apabila suapan makanan salah seorang di antara kalian jatuh, ambilah kembali lalu buang bagian yang kotor dan makanlah bagian yang bersih. Jika sudah selesai makan, makan hendaknya menjilati jari-jarinya. Karena dia tidak tahu makanan mana yang membawa berkah’.” (HR. Imam Muslim dari Jabir bin Abdillah)

Imam Ghazali dalam kitabnya Ihya’ Ulumuddin juga mempertegas tentang keutamaan mengambil makanan yang jatuh dari wadah saat makan.

Loading...

Menurut al-Ghazali, hidup seseorang akan jadi lebih berkah dan lapang serta anak-anaknya diberi kesehatan, jika mengambil makanan jatuh dari wadahnya dan tidak menyia-nyiakan makanan.

من اكل ما يسقط من المائدة عاش في سعة وعوفي في ولده

“Barangsiapa makan sesuatu yang jatuh dari wadahnya, maka dia akan hidup dalam keadaan lapang dan anak-anaknya dalam keadaan sehat.” [bincangsyariah.com]

loading...
loading...

Tags: #Makanan Jatuh #Mengambil Makanan #Menghargai Makanan