Asal-usul dan Perkembagan Hajar Aswad Hingga Menjadi 8 Bongkahan Batu Kecil

Batu yang paling mulia adalah Hajar aswad. Batu yang menjadi hiasan ka’bah ini adalah batu yang berasal dari surga. Hajar Aswad dulunya berwarna putih namun berubah menjadi hitam dengan seiring waktu sering dicium para jamaah haji.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

 

نَزَلَ الْحَجَرُ الْأَسْوَدُ مِنْ الْجَنَّةِ وَهُوَ أَشَدُّ بَيَاضًا مِنْ اللَّبَنِ فَسَوَّدَتْهُ خَطَايَا بَنِي آدَمَ

“Hajar Aswad turun dari Jannah, dalam kondisi berwarna lebih putih dari air susu. Kemudian, dosa-dosa anak Adamlah yang membuatnya sampai berwarna hitam” (Hadits shahih riwayat at Tirmidzi. Dishahihkan oleh al Albani. Lihat Shahih Sunan at Tirmidzi, no. 877.)

Loading...

Mengenai keutamaan lain hajar Aswad ditegaskan oleh hadits, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ِ

إنَّ لِهَذَا الْحَجَرِ لِساَناً وَ شَفَتَيْنِ يَشْهَدُ لِمَنْ اسْتَلَمَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِحَقٍّ

“Sesungguhnya batu ini akan punya lisan dan dua bibir akan bersaksi bagi orang yang menyentuhnya di hari Kiamat dengan cara yang benar” (HR al Hakim dan Ibnu Hibban, dan dishahihkan al Albani. Lihat Shahihul-Jami’, no. 2184.)

Dari Ibnu ‘Umar, saya mendengar Rasulullah bersabda:

 

إِنَّ مَسْحَهُمَا يَحُطَّانِ الْخَطِيئَةَ

“Sesungguhnya mengusap keduanya (Hajar Aswad dan Rukun Yamani) akan menghapus dosa”. Hadits shahih riwayat an Nasaa-i. Dishahihkan oleh al Albani. Lihat Shahih Sunan an Nasaa-i, no. 2919).

Dulu, Hajar Aswad, batu yang berbentuk satu bongkahan. Akan tetapi karena adanya peristiwa penjarahan pada tahun 317H, yang mencongkel batu itu dari tempatnya. Peristiwa itu terjadi pada pemerintahan al Qahir Billah Muhammad bin al Mu’tadhid. Kini, Hajar Aswad menjadi delapan bongkahan kecil. Hajar Aswad berada di sisi selatan Ka’bah.

Tags: #Baatu Surga #batu Putih #Hajar Aswad