Ayo Kita Raup 7 Keisitimewaan Malam Lailatul Qodar

132 views

Turunnya malam Lailatul Qadar hanya sekali dalam setahun. Lailatul Qadar juga dikenal dengan Lailatul Syaraf yang artinya malam kemuliaan.

Juga dikenal dengan sebutan ‘Lailatul Tajalli’; malam perlimpahan karunia dan hidayah-Nya bagi hamba yang berpuasa dan rajin ibadah di bulan Ramadhan.

Inilah 7 keistimewaan Lailatul Qadar khusus bagi umat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.

1. Waktu Turunnya Al-Qur’an
Pada malam ini juga maka adalah waktu turunnya al-Qur’an.

Ibnu ‘Abbas dan selainnya mengatakan: “Allah menurunkan Al-Qur’an secara utuh sekaligus dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah yang ada di langit dunia.

Kemudian Allah menurunkan Al-Qur’an kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tersebut secara terpisah sesuai dengan kejadian-kejadian yang terjadi selama 23 tahun.” (Tafsir Al-Qur’an Al ‘Azhim 14: 403). Inilah salah satu keistimewaan Lailatul Qadar.

Loading...

2. Lebih Baik dari 1.000 Bulan
Orang yang mendapatkan malam ini maka ganjarannya lebih dari pada beribadah 1000 bulan.

Allah Ta’ala berfirman: “Lailatul Qadri Khoirun Min Alfi Syahrin” (Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.

An Nakho’i mengatakan: “Amalan di Lailatul Qadar lebih baik dari amalan di 1000 bulan.” (Lihat Latho-if Al Ma’arif, hal. 341).

Menurut Mujahid, Qotadah dan ulama lebih baik dari seribu bulan maksudnya adalah sholat dan amalan pada Lailatul Qadar lebih baik dari melaksanakan ibadah sholat dan puasa di 1.000 bulan yang tak ada Lailatul Qadar. (Zaadul Masiir, 9: 191).

3. Malam Penuh Keberkahan
Allah Ta’ala berfirman: “Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.” (QS. Ad Dukhon: 3).

4. Malaikat dan Ar-Ruuh (Malaikat Jibril) Turun pada Lailatul Qadar
Keistimewaan Lailatul Qadar juga adalah Malaikat Jibril dan para malaikat turun pada malam itu.

Allah Ta’ala berfirman:

‎تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا

“Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril” (QS. Al Qadar: 4)

Malaikat banyak turun pada Lailatul Qadar sebab banyak barokah (berkah) pada malam itu.

Seperti halnya para malaikat turun jika ada orang yang membacakan Al-Qur’an dengan  mengitari orang-orang yang berada dalam majelis zikir yaitu majelis ilmu.

Dan Malaikat akan meletakkan sayap-sayap mereka pada penuntut ilmu karena malaikat sangat mengagungkan mereka. (Lihat Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 14: 407)

5. Lailatul Qadar Disifati dengan Salaam
Yang dimaksud ‘Salaam’ dalam Surah Al-Qadr ayat 5: “Salamun Hiya hatta Mathlo’il Fajari” (Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit fajar).

Artinya, malam tersebut penuh keselamatan di mana setan tidak dapat berbuat apa-apa di malam tersebut baik berbuat jelek atau mengganggu yang lain.

Demikianlah kata Mujahid (Lihat Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 14: 407).

Pada malam itu, banyak yang selamat dari hukuman dan siksa disebabkan ketaatan mereka pada Allah (pada malam tersebut). Ini merupakan bukti keutamaan luar biasa dari Lailatul Qadar.

6. Dicatatnya Takdir Tahunan
Allah Ta’ala berfirman:

فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ

“Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah” (QS. Ad Dukhan: 4).

Ibnu Katsir dalam kitab tafsirnya (12: 334-335) menjelaskan kalau pada Lailatul Qadar takdir setahun akan dirinci di Lauhul Mahfuzh juga dicatat ajal dan rezeki serta segala sesuatu hingga akhir dalam setahun.

Demikian diriwayatkan dari Ibnu ‘Umar, Abu Malik, Mujahid, Adh Dhohak dan ulama salaf lainnya.

Imam Nawawi rahimahullah­ dalam Syarh Muslim (8: 57) menerangkan bahwa catatan takdir tahunan tersebut tentu saja didahului oleh ilmu dan penulisan Allah.

Nanti Takdir ini akan di kasih tahu pada Malaikat dan ia akan mengetahui yang akan terjadi, lalu ia akan melakukan tugas yang diperintahkan.

7. Dosa-dosa Diampuni Allah
Artinya dosa orang yang mengidupkan malam lailatul qodar akan diampuni oleh Allah.

Dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:

‎مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa melaksanakan sholat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Al-Bukhari No 1901)

Menurut Ibnu Hajar Al-Asqolani ‘iimaanan’ (karena iman) adalah membenarkan janji Allah berupa pahala yang diberikan (bagi orang yang menghidupkan malam tersebut).

Dan  ‘ihtisaaban’  mengharap pahala (dari sisi Allah), bukan karena mengharap lainnya yaitu contohnya berbuat riya’. (Lihat Fathul Bari, 4: 251)

loading...
loading...

Tags: #1000 Bulan #Malam Baik #Malam Berkah