Baca Amalan Ini Agar Dimudahkan Saat Melahirkan

1364 views

Setiap pasangan suami dan istri pasti menginginkan kehadiran buah hati, sehingga mereka rela melakukan apa pun agar diberi momongan tepat pada waktunya.

Usia Sembilan bulan kehamilan merupakan kondisi menegangkan sekaligus menggembirakan, karena sang ibu akan melahirkan dan melihat buah hati hadir ke muka bumi.

Persalinan yang ditunggu-tunggu ini diharapkan berjalan lancar, sehingga ibu dan anak dapat selamat.

Imam Ibnul Qayyim dalam al-Thibb al-Nabawi menyebutkan amalan yang dilakukan Imam Ahmad bin Hanbal saat didatangi seorang suami yang istrinya agak sulit dalam proses persalinan.

Imam Ahmad menuliskan tiga doa disebuah wadah yang bersih, dan beberapa doa tersebut diminum oleh wanita yang hendak melahirkan, lalu air doa itu dicipratkan ke perut wanita tersebut. Berikut tiga doa yang ditulis dalam wadah mangkuk:

Pertama:

Loading...

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ الْحَلِيمُ الْكَرِيمُ، سُبْحَانَ اللَّهِ رَبِّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ: كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَ مَا يُوعَدُونَ لَمْ يَلْبَثُوا إِلَّا ساعَةً مِنْ نَهارٍ بَلاغٌ ، كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَها لَمْ يَلْبَثُوا إِلَّا عَشِيَّةً أَوْ ضُحاها

Latin:
La ilaha illallah al-hakim al-karim, subhanallah rabbil ‘arsyil ‘azhim, alhamdulillahi rabbil ‘alamin, kaannahum yarauna ma yu‘adun, lam yalbatsu illa sa‘atan min nahar, balagh. Kaannahum yaraunaha lam yalbatsu illa ‘asyiyyatan au dhuhaha

Artinya:
“Tidak ada Tuhan selain Allah, Zat Yang Maha Bijaksana dan Dermawan, maha suci Allah Tuhan Arasy yang besar, segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam, Pada hari mereka melihat azab yang diancamkan kepada mereka (merasa) seolah-olah tidak tinggal (di dunia) melainkan sesaat pada siang hari. (Inilah) suatu pelajaran yang cukup, Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu sore atau pagi hari.”

Kedua:

يَا خَالِقَ النَّفْسِ مِنَ النَّفْسِ، وَيَا مُخَلِّصَ النَّفْسِ مِنَ النَّفْسِ، وَيَا مُخْرِجَ النَّفْسِ مِنَ النَّفْسِ، خَلِّصْهَا.

Latin:
Ya khaliqan nafsi minan nafsi, waya mukhlishan nafsi minan nafsi, way a mukhrijan nafsi minan nafsi, khallisha.

Artinya:
“Wahai Zat yang menjadikan jiwa dari jiwa yang lain, yang menyelamatkan jiwa dari jiwa yang lain, yang mengeluarkan jiwa dari jiwa yang lain. Selamatkanlah jabang bayi ini.”

Ketiga:

إِذَا السَّماءُ انْشَقَّتْ وَأَذِنَتْ لِرَبِّها وَحُقَّتْ، وَإِذَا الْأَرْضُ مُدَّتْ وَأَلْقَتْ ما فِيها وَتَخَلَّتْ

Artinya:
Idzas samaun syaqqat wa adzinat li rabbiha wa huqqat wa idzal ardhu muddat wa alqat ma fiha wa takhallat.

Artinya:
“Apabila langit terbelahdan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya patuhdan apabila bumi diratakandan memuntahkan apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong”

Amalan ini boleh dilakukan langsung oleh suami, orangtua, ataupun mertua. Namun bila memungkinkan, suami yang melakukan ritual ini tentu lebih baik.

Selain itu, ikhtiar dengan tindakan medis sesuai saran dokter juga perlu dilakukan.

Sumber: bincangsyariah.com

Tags: #Amalan Melahirkan #Doa Melahirkan #Proses Melahirkan