Baca Dzikir Ini di Hari Jumat Terakhir Bulan Rajab, Anda Tidak Akan Miskin

Bulan Rajab memang cukup istimewa, sejak awal bulan hingga akhir bulan pun hari-harinya penuh dengan hari istimewa.

Yang paling istimewa adalah hari Jum’at terakhir di bulan Rajab. Kita dianjurkan untuk membaca dzikir ini saat khatib Jum’at sedang berada di mimbar:

أَحْمَدُ رَسُوْلُ اللهِ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ

Artinya:
“Ahmad adalah utusan Allah, Muhammad utusan Allah.”

Syaikh Hamid bin Muhammad Ali Quds memperkuat keistimewaan dzikir di dalam kitabnya “Kanzun Najah was Surur”, bahwasanya Syaikh Ali al-Ajhuri berkata sebagai berikut:

أَنَّ مَنْ قَرَأَ فِيْ آخِرِ جُمُعَةٍ مِنْ رَجَبٍ وَالْخَطِيْبُ عَلَى الْمِنْبَرِأَحْمَدُ رَسُوْلُ اللهْ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهْ (خَمْسًا وَثَلَاثِيْنَ مَرَّةً)لَا تَنْقَطِعُ الدَّرَاهِمُ مِنْ يَدِهِ ذَلِكَ السَّنَةَ

“Sesungguhnya barangsiapa di akhir Jumat bulan Rajab, saat khatib berada di mimbar membaca; ‘Ahmadu Rasulullohi muhammadur rosulullohi’ (sebanyak 35 kali), maka dirham tidak akan putus dari tangannya pada tahun tersebut (selama setahun akan selalu memegang uang).” [bincangsyariah.com]

Tags: #Bulan Rajab #Dzikir Rajab #Hari Jum'at