Banyak Maksiat Saat Dalam Perjalanan Jauh, Begini Cara Menghindarinya

501 views

Ketika dalam sebuah perjalanan tentu banyak hal yang terjadi yang kita dapati.

Saat di tengah perjalanan, terutama di kota-kota besar, banyak aurat yang kita lihat, dari depan, belakang, kiri, kanan.

Lantas, adakah amalan ketika menghadapi perihal seperti yang terjadi di atas?

Perlu selalu kita tanamkan dalam hati, bertaqwa kepada Allah di keramaian maupun di saat kesendirian.

Selalu keimanan dengan cara selalu menuntut ilmu syar’i dan istighfar ketika melakukan dosa.

Dengan seiring matangnya ilmu agama, seharusnya kita semakin takut melanggar larangan-larangan Allah.

Loading...

Disebutkan dalam Al-Qur’an :

إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ غَفُورٌ

“Sesungguhnya di antara hamba-hamba Allah yang takut kepada-Nya hanyalah para Ulama, sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” (QS Surat Fathir : 28).

Termasuk perkara untuk  mencegah  fitnah serta perbuatan keji dan mungkar adalah dengan selalu memelihara shalat berjamaah.

Allah berfirman dalam kitab suci Al-Qur’an:

إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ

“Sesungguhnya shalat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar” (QS Al-’Ankabut : 45).

Dan jangan sering datang ke kerumunan manusia kekcuali kebutuhan mendesak. Dan jika ada keramaian orang yang sekiranya banyak maksiatnya maka hendaknya menundukkan pandangan semaksimal mungkin.

Allah ta’ala berfirman :

قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ

“Katakanlah kepada orang-orang beriman agar mereka menundukkan pandangan mereka serta menjaga kemaluan mereka.

Itu lebih suci bagi mereka sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang mereka lakukan”. (QS An-Nur : 30).

Dan untuk menghindari kesendirian ketika kita dalam perjalanan jauh maka segera menikah karena itulah yang dipilihkan Nabi  bagi umatnya.

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنْ اسْتَطَاعَ مِنْكُمْ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ

“Wahai para pemuda barangsiapa telah mampu hendaknya ia segera menikah dan barangsiapa belum mampu maka hendaknya ia berpuasa karena itu akan menjadi perisai bagi dirinya”. (HR Bukhari : 5065)

Tags: #Fitnah Perjalanan #Kota Besar #Kota Metropolitan