Bekal Ringan Seorang Sahabat Menghadapi Kiamat yang Mendapat Apresiasi Dari Nabi SAW

Pada akhirnya semua makhluk akan mati saat sangkakala ditiup. Kemudian akan berku,pul di padang mahsyar untuk ditimbang semua amal perbuatannya selama di dunia.

Semenjak ada di dunia manusia harus mempersiapkan bekal berupa ibadah dan berdoa agar mendapatkan pertolongan di Hari Kiamat.

Persiapan dalam  menghadapi Hari Kiamat yang mendapatkan apresiasi dari Rasulullah  yaitu cinta Allah dan Rasul-Nya.

Di dalam buku  berjudul “Menjadi Sahabat Nabi Muhammad di Abad 21”, Anas bin Malik meriwayatkan:

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ؛ أَنَّ رَجُلاً قََالَ : يَا رَسُولَ اللهِ ، مَتَى السَّاعَةُ ؟ قَالَ : وَمَاذَا أَعْدَدْتَ لِلسَّاعَةِ ؟ قَالَ : لاَ ، إِلاَّ أَنِّي أُحِبُّ اللهَ وَرَسُولَهُ ، قَالَ : فَإِنَّكَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ .قَالَ أَنَسٌ : فَمَا فَرِحْنَا بِشَيْءٍ ، بَعْدَ الإِسْلاَمِ ، فَرَحَنَا بِقَوْلِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم : إِنَّكَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ

Ada seorang lelaki datang kepada Nabi SAW, lalu berkata, ‘Wahai Rasulullah, kapan Hari Kiamat tiba?’

Loading...

Beliau bertanya kembali kepadanya, ‘Apa yang sudah kamu persiapkan untuk menghadapi Hari Kiamat?’

Lelaki tersebut menjawab, ‘Cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.’

Kemudian Rasulullah SAW berkata, ‘Sesungguhnya engkau akan bersama-sama orang yang engkau cintai’,” (Muttafaq ‘alaih).

Tak ada satupun makhluk yang tahu kapan datangnya Hari Kiamat, termasuk Rasulullah SAW.

Kiamat merupakan  perkara ghaib hanya Allah SWT yang tahu. Orang Islam pasti percaya bahwa Hari Kiamat itu pasti akan datang.

Dalam Alquran surat Al-A’raf ayat 187, Allah Swt berfirman:

يَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلسَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَىٰهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ رَبِّى ۖ لَا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَآ إِلَّا هُوَ ۚ ثَقُلَتْ فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ لَا تَأْتِيكُمْ إِلَّا بَغْتَةً ۗ يَسْـَٔلُونَكَ كَأَنَّكَ حَفِىٌّ عَنْهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ ٱللَّهِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

(Yas`alụnaka ‘anis-sā’ati ayyāna mursāhā, qul innamā ‘ilmuhā ‘inda rabbī, lā yujallīhā liwaqtihā illā huw, ṡaqulat fis-samāwāti wal-arḍ, lā ta`tīkum illā bagtah, yas`alụnaka ka`annaka ḥafiyyun ‘an-hā, qul innamā ‘ilmuhā ‘indallāhi wa lākinna akṡaran-nāsi lā ya’lamụn)

“Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: “Bilakah terjadinya?” Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia.

Kiamat itu amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba”.

Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya.

Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang bari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”.

Tags: #Apresiasi Nabi #Bekal Kiamat #Hari Akhir