Benarkah Darah Haid Makanan Jin? Ini Penjelasannya

1572 views

Orang tua kita sering menasehati kita agar ketika mencuci pembalut bekas darah haid agar dicuci dengan bersih. Sebab jika tidak bersiah akan dimakan oleh jin.

Menurut agama Islam darah haid itu najis. Adapun cara untuk menyucikan jika terkena najis adalah membasuh dengan mengusap air hingga bekas darah tersebut hilang.

Dalam surat al-Baqaroh ayat 222 sudah diperjelas bahwa haid adalah darah kotor dan najis.

Dalam kitab I’anatul Thalibin karyaAbu Bakar Syatha al-Dimyathi, darah haid adalah darah yang keluar dari urat atau otot di ujung rahim wanita di waktu-waktu tertentu.

Akan tetapi belum ada ayat atau hadits yang menyatakan bahwa darah haid adalah makannya jin atau setan.

Sementara beberapa nash juga tidak menyebutkan bahwa darah haid adalah makanan jin. Nabi Muhammad bersabda:

Loading...

“Seorang dai dari kalangan jin mendatangiku, maka aku pergi bersamanya, lalu aku membaca al-Qur’an di hadapan mereka.’ Perawi berkata, ‘Lalu beliau beranjak pergi bersama kami untuk menunjukkan jejak-jejak mereka dan jejak perapian mereka. Dan mereka meminta kepadanya bekal, maka beliau bersabda, ‘Kamu mendapatkan setiap tulang yang disebutkan nama Allah atasnya (ketika disembelih), yang mana di tangan kalian lebih banyak menjadi daging dan setiap kotoran hewan adalah makanan untuk hewan tunggangan kalian.” (HR. Muslim)

Hadits diatas menerangkan bahwa para jin gurun pasir meminta perbekalan ke Rasulullah dan para sahabat ketika mereka bermalam dan membuat api unggun di gurun.

Lalu jin itu minta bekal, yang mana bekal tersebut adalah daging. Di riwayat lain juga hanya disebutkan kalau jin hanya memakan makanan manusia yang tidak membaca “Bismillah” sebelum makan. Nabi Muhammad bersabda,

“Sesungguhnya setan akan memakan makanan yang tidak diawali menyebut nama Allah.” (HR. Muslim)

Menurut Imam Nawawi, saat manusia tidak membaca “Bismillah” saat hendak makan, maka jin akan mendapat jatah makanan mereka bersamaan dalam setiap suap makanannya.

“Jika seseorang masuk rumahnya kemudian ia menyebut nama Allah ketika memasukinya dan ketika makan, maka setan akan berkata (kepada kawanannya), ‘tidak ada tempat tidur dan makanan untuk kalian,’ tapi jika seseorang masuk dan menyebut nama Allah ketika masuk, maka setan akan berkata, ‘kalian dapat tempat tidur,’ dan jika ia tidak menyebut nama Allah juga ketika makan, sungguh setan berkata, ‘selamat, kalian dapat tempat menginap dan makan malam,’,” (HR. Muslim).

Dari semua nash ayat juga hadist yang menyebutkan tentang makanan yang dimakan oleh golongan jin dan setan belum ada yang menjelaskan tentang darah haid perempuan. [islampos.com]

loading...
loading...

Tags: #Darah Haid #Dimakan Jin