Bolehkah Anak Kecil Dibawa ke Masjid?

367 views

Anak ikut hadir ke masjid sering kali dianggap menganggu. Tapi kebanyakan jamaah ingin anaknya akrab dan belajar suka pada masjid.

Mengenai hal itu ada dua pendapat dalam jika anak ikut hadir ke masjid, antara lain adalah:

Pendapat Pertama
Anak-anak adalah penerus kebaikan dan harus akrab dengan masjid maka mereka sangat memaklumi tingkah polah anak-anak itu.

Segaduh apapun mereka di masjid biarkan saja walau dampaknya tidak sedikit jamaah yang mengeluh karena tak bisa konsentrasi dalam mengaji dan shalat.

Adanya anak kecil di masjid sejak zaman Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sudah biasa.

Pendapat Kedua
Harus disikapi dengan serius agar anak-anak tertib di masjid. seperti diberi peringatan agar tidak berbuat gaduh.

Loading...

Abu Qatadah radhiyallahu anhu menuturkan,

رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يُصَلِّى لِلنَّاسِ وَأُمَامَةُ بِنْتُ أَبِى الْعَاصِ عَلَى عُنُقِهِ فَإِذَا سَجَدَ وَضَعَهَا

Aku melihat Rasulullah ﷺ mengimami shalat sambil menggendong cucunya; Umamah binti Abi al-‘Ash di pundaknya.

Bila beliau akan sujud, maka anak tersebut diturunkannya” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits di atas menunjukkan bahwa Rasul pun membawa anak kecil ke masjid. Dan beliau bertanggungjawab.

Beliau pegangi cucunya, bahkan beliau gendong. Agar tidak mengganggu jamaah yang lainnya.

Syaddad radhiyallahu anhu mengisahkan, Di suatu shalat Isya, Rasulullah ﷺ datang sambil membawa Hasan atau Husain.

Beliau maju ke pengimaman dan meletakkan cucunya lalu bertakbiratul ihram. Di tengah shalat, beliau sujud lama sekali.

Karena penasaran, Syaddad mengangkat kepalanya untuk mencari tahu. Ternyata sang cucu naik ke pundak Rasul saat beliau sujud. Syaddad pun kembali sujud.

Seusai shalat, jamaah bertanya, “Wahai Rasulullah, tadi engkau sujud lama sekali. Hingga kami mengira ada kejadian buruk atau ada wahyu yang turun padamu”.

Beliau menjawab,

كُلُّ ذَلِكَ لَمْ يَكُنْ وَلَكِنَّ ابْنِي ارْتَحَلَنِي فَكَرِهْتُ أَنْ أُعَجِّلَهُ حَتَّى يَقْضِيَ حَاجَتَهُ

“Bukan itu yang terjadi. Tetapi tadi cucuku menjadikan punggungku sebagai tunggangan. Aku tidak suka memutus kesenangannya hingga dia puas” (HR. Nasa’iy dan dinilai sahih oleh al-Hakim).

Jadi orang tua jika membawa anaknya ke masjid harus bertanggung jawab. Jangan biar kan si anak sampai mengganggu para jamaah yang lain.

Berilah mereka pengertian yang baik dan lembut agar mereka idak kapok untuk berangkat ke masjid.

Tags: #Anak Kecil #Hidupkan Masjid #Jamaa Masjid