Bolehkah Mengadopsi Anak Dalam Islam dan Bagaimana Status Nasabnya?

Tak sedikit pasangan suami istri yang tak dikaruniai anak oleh Allah. Sehingga mereka harus mengadopsi anak jika ingin memiliki momongan.

Orang islam boleh mengadopsi anak. Artinya mengasuh anak atau mengambil anak untuk dijadikan anak angkatnya.

Dalam Alquran, orang-orang beriman diimbau agar menjaga dan merawat anak yatim piatu.

Nabi SAW bersabda, “Aku dan wali anak yatim piatu akan berada di surga seperti dua jari ini dan dia menyatukan kedua jarinya,” (Al-Bukhari).

Dalam hadits lain, ia menyebutkan “Ketika seseorang meletakkan tangan kasih sayangnya di atas kepala anak yatim, untuk setiap rambut anak yatim itu dia akan menerima berkah dari Allah,” (Ahmad).

Mengenai adopsi anak, menurut syariah, tidak boleh mencabut nama orang tua kandungnya dari seorang anak.

Loading...

Akan tetapi daapt diganti dengan menjaga anak. Mencukupi semua kebutuhannya, memberikan rumah, merawatnya dengan baik dan memberikan pendidikan agama.

Tetapi orang tua yang mengadopsinya tidak boleh memberi dia nama belakangnya walaupun orang yang mengasuhnya.

Allah berfirman,

مَا جَعَلَ اللَّهُ لِرَجُلٍ مِنْ قَلْبَيْنِ فِي جَوْفِهِ ۚ وَمَا جَعَلَ أَزْوَاجَكُمُ اللَّائِي تُظَاهِرُونَ مِنْهُنَّ أُمَّهَاتِكُمْ ۚ وَمَا جَعَلَ أَدْعِيَاءَكُمْ أَبْنَاءَكُمْ ۚ ذَٰلِكُمْ قَوْلُكُمْ بِأَفْوَاهِكُمْ ۖ وَاللَّهُ يَقُولُ الْحَقَّ وَهُوَ يَهْدِي السَّبِيلَ

ادْعُوهُمْ لِآبَائِهِمْ هُوَ أَقْسَطُ عِنْدَ اللَّهِ ۚ فَإِنْ لَمْ تَعْلَمُوا آبَاءَهُمْ فَإِخْوَانُكُمْ فِي الدِّينِ وَمَوَالِيكُمْ ۚ وَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ فِيمَا أَخْطَأْتُمْ بِهِ وَلَٰكِنْ مَا تَعَمَّدَتْ قُلُوبُكُمْ ۚ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

“ Allah sekali-kali tidak menjadikan bagi seseorang dua buah hati dalam rongganya;

dan Dia tidak menjadikan istri-istrimu yang kamu zhihar itu sebagai ibumu, dan Dia tidak menjadikan anak-anak angkatmu sebagai anak kandungmu (sendiri).

Yang demikian itu hanyalah perkataanmu di mulutmu saja. Dan Allah mengatakan yang sebenarnya dan Dia menunjukkan jalan (yang benar).

Panggilah mereka (anak-anak angkat itu) dengan (memakai) nama bapak-bapak mereka; itulah yang lebih adil pada sisi Allah,

dan jika kamu tidak mengetahui bapak-bapak mereka, maka (panggilah mereka sebagai) saudara-saudaramu seagama dan maula-maulamu.

Dan tidak ada dosa atasmu terhadap apa yang kamu khilaf padanya, tetapi (yang ada dosanya) apa yang disengaja oleh hatimu.

Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,” (Al-Ahzab 33: 4-5).

Anak-anak yatim piatu yang diadopsi harus diberi tahu nama-nama orang tua kandung mereka.

Mereka harus tahu kenyataannya bahwa meraka hanya diadopsi menjadi anaka angkat  bukanlah anak kandung oangtua yang merawatnya.

Tags: #Adopsi Anak #Anak Panti #Merawat Anak