Bolehkah Suami Menceraikan Istri Ketika Sudah Tidak Cinta Lagi?

1279 views

Setiap pernikahan pasti membutuhkan perasaan cinta oleh kedua pasangan suami dan istri. Lalu bagaimana jika salah satunya sudah tidak memiliki perasaan cinta?

Misal sang suami sudah enggen memperlakukan sang istri dengan lemah lembut dan perhatian serta kasih sayang. Apakah boleh soerang suami bisa menceraikan istrinya dengan alasan tidak cinta lagi?

Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu berkata kepada seorang laki-laki yang ingin menceraikan istrinya:

Kenapa kamu mau menceraikannya ?” Dia menjawab: “Saya tidak mencintainya.” Beliau berkata: “Apakah setiap rumah tangga itu dibangun oleh rasa cinta? Lalu di mana sisi penjagaan dan rasa tanggung jawab untuk menjaga kehormatan?!! (‘Uyuun Akhyar: 3/18).

Dari hadis diatas kita harus memahami bahwa didalam pernikahan itu tidak hanya terdiri dari cinta akan tetapi masalah tanggung jawab juga, masalah menjaga komitmen dan tentang melestarikan keturunan.

Maka jangan pernah memutuskan untuk bercerai dengan alasan klise dan tak bisa dipertanggung jawabkan secara syariah. Bukankah Allah telah mengingatkan para suami untuk selalu memperlakukan istrinya dengan baik.

Loading...
وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ ۚ فَإِن كَرِهْتُمُوهُنَّ فَعَسَىٰ أَن تَكْرَهُوا شَيْئًا وَيَجْعَلَ اللَّهُ فِيهِ خَيْرًا كَثِيرًا

“… dan bergaullah dengan mereka (istri) menurut cara yang patut. Jika kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan kebaikan yang banyak padanya.” (QS. an-Nisa’: 19)

Maka dari itu sebagai suami harus memastikan tanggung jawabnya pada perempuan yang sudah dinikahi. Bagaimana mungkin nada bisa menikahinya jika tidak memiliki ketertarikan kepadanya?

Wahai suami, suamimu bukan hanya membutuhkan makanan, pakaian dan juga nafkah lainnya namun ia juga memerlukan perhatian, pujian dan simbol keakraban juga butuh romantis lainnya yang perlu suami penuhi.

Maka semua kebutuhan sang istri akan sangat mudah anda lakukan jika didasari dengan cinta.

Namun ingat juga sebuah kisah tentang Abu Utsman An Naisaburi, seorang ulama shaleh yang menikah dengan seorang wanita bemata juling, memiliki bincang dan wajahnya terlalu buruk akan tetapi ia mampu menjaga perasaan istrinya hingga istrinya wafat setelah 15 tahun pernikahan mereka.

Ketahuilah bahwa menjaga perasaan seorang istri dengan sabar elama belasan tahun bukanlah hal yang mudah, namun beliau berharap hal tersebut bisa menjadi amalan yang bisa membawa ke syurga Allah.

Maka siapkan diri kita untuk mencintai pasangan kita ditengah segala kebaikan dan keburukan yang dimiliki.

Percayalah bawha tidak ada satu pun wanita yang smepurna, yang ada hanya kesempurnaan untuk menerima tidak sempurnaan pasangan kita.[ummi-online.com]

Tags: #Bolehkah Menceraikan Karena Tidak Cinta #Suami Tidak Cinta Lagi