Bolehkan Menerima Tamu Pria Ketika Suami Keluar Rumah?

849 views

Termasuk mulianya ajaran islam ialah dalam soal memuliakan tamu. Sebab tamu adalah bagaikan raja. Tanda indahnya islam seseorang adalah ketika ia menghormaati tamunya. Lantas bagaimana dengan perempuan yang sendirian di rumah dan datang tamu lelaki? apakah akan disambut dengan ramah atau tidak karena takut khalwat?

Istri adalah rabbatul bait (ratu di rumah suaminya). Salah satu menjaga dirinya sendiri ketika ia ditinggal suami. Alquran menyebut wanita yang bisa menjaga diri dan harta suaminya sebagai wanita yang shalehah.

فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِّلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ 

Artinya, “Maka perempuan-perempuan yang shalih adalah mereka yang taat (kepada Allah) dan menjaga diri ketika (suaminya) tidak ada, karena Allah telah menjaga (mereka).”(QS an-Nisa [4]: 34).

Di antara jalan memelihara diri dan harta suaminya dengan tidak memperkenankan laki-laki asing untuk masuk ke rumahnya. Dia juga tidak menerima tamu yang tidak disukai oleh suaminya ketika suami tidak di rumah (HR Ibnu Majah dan Tirmidzi).

Hadis Nabi SAW disebutkan, jika istri sendirian di rumah dilarang menerima tamu laki-laki yang bukan mahram. Dari Jabir RA, Rasulullah SAW bersabda, “Mereka tidak boleh memasukkan lelaki di rumah. Jika mereka melanggarnya, pukullah mereka dengan pukulan yang tidak menyakitkan. Sementara mereka punya hak disediakan makanan dan pakaian dengan cara yang wajar, yang menjadi kewajiban kalian.” (HR Muslim).

Dan jika laki-laki yang bertamu adalah kerabat yang mahram, itu diperbolehkan. Istri boleh membukakan pintu dan mempersilakan masuk. Terkecuali, sang suami berpesan untuk tidak membukakan pintu kepada siapa pun.

Loading...

Dalam al-Mausu’ah al-Fiqhiyah (30/125) disebutkan, Kalau sang istri yakin bahwa suaminya biasanya pasti akan memberi idzin menerima tamu tersebut, maka itu juga diperbolehkan. Demikian kebolehan bagi orang yang telah diberi izin oleh suami untuk bertamu ke rumah istri.

Contoh, untuk mengambil suatu keperluan. istri tak masalah berinteraksi dengan tamu tersebut hanya sebatas keperluannya saja. jangan lupa, Istri tetap harus berhijab sempurna di depan tamu laki-laki itu.

Hadis Rasulullah SAW, “Tidak halal bagi wanita untuk puasa sunah ketika suaminya ada di rumah, kecuali dengan izin suaminya. Dan istri tidak boleh mengizinkan orang lain masuk ke rumahnya kecuali dengan izin suaminya.” (HR Bukhari Muslim).

Ibnu Hajar menjelaskan tentang hadis ini, seseorang istri tidak boleh menentukan sendiri siapa yang akan ia persilakan bertamu. Walaupun tamu laki-laki yang datang tersebut adalah orang yang sudah dikenalnya, namun tetap harus mendapatkan izin dari suami.

Banyak ulama yang mengatakan, larangan ini sebagai bentuk kehati-hatian seorang istri dalam menjaga diri dan harta suaminya. Bisa jadi, laki-laki yang bukan mahrom yang semula berniat bertamu, karena melihat istri sendirian, akan muncul pikiran jahatnya. Berdasarkan hadis Nabi SAW, sepasang nonmahram yang berduaan, maka yang ketiga adalah setan (HR Bukhari).

loading...
loading...

Tags: #Istri Pendiam #Muliakan Tamu #Suami Kerja