Cara Komunikasi yang Baik Untuk Suami-Istri, Agar Keluarga Bahagia

1804 views

Komunikasi adalah hal yang paling utama didalam hubungan, untuk menjalin sebuah hubungan pun tidaklah mudah terkadang demi mendapatkan komunikasi yang baik membutuhkan bantuan dari pihak lain.

Namun ada beberapa cara untuk membangun komunikasi yang baik dengan pasangan yang bisa kita coba.

1. Samakan Pandangan Antara Suami dan Istri
Sebelum memutuskan untuk menikah maka kita harus menyamakan pandangan kita terlebih dahulu karena jika tidak maka akan berimbas pada kelancarana komunikasi dengan pasangan.

Lebih baik komunikasikan terlebih dahulu pilihan hidup apa, kemauan dan keinginan untuk hubungan kedepannya.

Karena tidak akan mungkin komunikasi bisa menjadi baik jika pandangannya buruk hal ini dikatakan oleh kata Ustadz Ahmad Sahal Hasan Lc., dosen STIE SEBI dan STAIDI Al Hikmah, Jakarta.

Sebab menyamakan visi dan misi itu adalah hal yang sangat inti maka sebelum menikah harus menyamakan pandangan terlebih dahulu sebelum melangsungkan pernikahan.

Loading...

Karena permasaan pandangan ini akan mampu menyingkirkan hal-hal sepele dalam pernikahan termasuk dalam kelancaran kemunikasi.

2. Pahami Latar Belakang dan Karakter Pasangan Kita
Menurut Evi Elviati, Psi., karakter adalah hal yang sangat melekat pada diri seseorang, karakter ini adalah bawaan sejak lahir.

Namun apapun karakter sesorang akan tetap mampu berkomunikasi sebab kemunikasi adalah sebuah keterampilan. Dengan berlatih terus menerus akan menjadikan seseorang terampil berkomunikasi.

Suami istri bisa saling membantu, jika sang suami pendiam maka sang istri bisa membantu untuk mengugkapkan isis hatinya.

Sang istri yang harus mensiasati, ajari suami untuk berkata sejujur-jujurnya apapun yang ia rasakan suka atau pun tidak, pada akhirnya sang suami akan terbiasa dan lama-lama bisa mengungkapkan isi hatinya.

Masalah perbedaan latar belakang misal budaya, maka kita harus memiliki hati yang sabar untuk menerimanya.

Jika mengganggu komunikasi maka lakukan penyesuasain dari kedua belah pihak karena keduanya harus sama-sama menyesuaikan.

Kita tidak boleh mamaksakan kehendak kita sementara kita tidak mau berusaha atau tidak mau berubah. Jadi bicarakan baik-baik apa yang perlu dirubah.

3. Meluruskan Persepsi
Jangan pernah memiliki pikiran negatif dan buruk kepada pasangan kita. Jika menurutmu pasanganmu melakukan kesalahan cobalah untuk mendengarkan penjelasannya terlebih dahulu.

Jangan pernah beranggapan bahwa pasangan kita berbohong padahal sebetulnya ia jujur, hanya karena kita egois dan memiliki pikiran yang buruk kita menuduh pasangan kita.

Bagi suami pun sama jangan pernah menganggap rendah seorang istri karena didalam islam deajat perempuan sangat mulia, maka hal tersebut yang perlu diluruskan.

Menurut Ustadz Ahmad Sahal, agar kita pas dengan persepsi islam, maka kita harus mengikuti praktek yang diajarkan oleh Rasulullah dan para sahabat.

Kita harus mempelajari agar prilaku kita sesuai dengan tuntunan islam, maka kita yang harus merubah presepsi yang selama ini terbenam.

4. Miliki Rasa Empati yang Tinggi
Ketika kita selalu merasa bahwa posisi kita berada diposisi orang lain maka kita tidak akan mudah melukai dan akan membuat kita mengerti perasaan orang.

Kita harus selalu mempertimbangkan ucapan kita agar tidak menyakiti pasangan kita. Atau apakah kita tahu bagaimana cara menyampaikan isi hati kita.

Karena tidak tepat dan kurang berempati jika seorang istri mengajak suaminya berdiskusi panjang lebar semantara sang suami baru pulang kerja dan capek.

Ketika kita mengerti dan memahami perasaan juga pikiran pasangan kita maka bahasa yang kita ucapkan akan lebih membuatnya adem dan tentu komunikasi yang didapat jauh lebih baik.

5. Bersikap Asertif
Orang yang memiliki sikap asertif biasanya tahu apa keinginannya dan bagaimana perasaany serta bisa mengungkpakan perasaanya tanpa harus melukai orang lain.

Sebagaimana seorang istri yang harus memiliki keberanian untuk berkata jujur kapada suaminya tanpa mengabaikan rasa hormat.

Karena banyak dari para istir yang memendam keinginannya, mereka tidak berani, mereka sungkan bahkan berharap sang suami mengerti dengan sendirinya.

Ketahuilah para istri suamimu bukan peramal jadi kalau tidak dikomunikasikan bagaimana mungkin dia tahu apa keinginanmu.

6. Senantiasa Mendekatkan diri pada Allah
Dengan mendekatkan diri kepada Alalh maka akan sangat berdampak pada komunikasi yang akan kita bangun dengan pasangan kita.

Karena kita memiliki keyakinan bahwa Allah yang memegang kendali hati kita. Jika hubungan dengan Allah baik maka hati pasangan kita ada pada genggaman-Nya.

Jika dia kecewa dan kesal kepada kita, maka dengan izin Allah, Allah akan cairkan hatinya yang beku. [ummi-online.com]

loading...
loading...

Tags: #Berkomunikasi Dengan Pasangan #Membangun Komunikasi #Suami Istri