Cara Mengelola Cemburu di Hati, Agar Tidak Menghancurkan Keluarga

233 views

Ketika seorang istri merasa cemburu kepada suami yang terkadang masih melihat perempuan lain selain dirinya.

Mungkin terkesan spele namun perasaan perempuan begitu halus dan lembut sehingga ia mudah dan cenderung cemburu ketika melihat suaminya melirik perempuan selain dirinya.

Lantas berdosakah bila seorang suami melirik perempuan lain?

قُل لِّلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَزْكَىٰ لَهُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ

“Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu, lebih suci bagi mereka. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” (QS. an-Nur 30)

Ketahuilah wahai istri, rasa cemburu itu wajar terlebih lagi kepada orang yang sangat dicintai dan kepada suami sendiri, bahkan bukan hanya diperbolehkan melainkan dianjurkan.

Cemburu Menurut Islam
Seroang istri wajib merasa cemburu kepada suaminya dan begitu pula sebaliknya. Rasulullah SAW Bersabda:

Loading...

“Tiga golongan yang tidak akan masuk syurga dan Allah tidak akan melihat mereka pada hari kiamat, orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya,wanita yang menyerupai pria dan dayuts.” (HR. Nasa’i, Hakim, Baihaqi dan Ahmad).

Dayuts adalah suami/kepala keluarga yang tidak cemburu terhadap istrinya.

Seorang suami wajib cemburu kepada istrinya sehingga ia mampu menjaga rasa malu dan kemuliaannya. Perasaan cemburu itu merupakan akhlak yang mulia dan fitrah manusia.

Karena perasaan cemburu bisa melindungi juga menjaga harga diri dan keluarga dari tindakan yang melanggar syariat islam.

Bagaimana Jika Istri yang Cemburu?
Seorang suami harus mengerti bahwa pada dasarnya perempuan itu memiliki sifat cemburu, sehingga suami harus memhami, bijak sana untuk meredam perasaan cemburu istrinya.

Sehingga sang suami bisa mengurangi perasaan cemburu istri yang berlebihan, salah satunya adalah suami harus menjaga pandangan terhadap lawan jenis.

Didalam pernikahan perasaan cemburu itu harus, karena jika tidak maka perasaan cinta yang dimiliki harus dipertanyakan.

Namuan perasaan cemburu ini bukanlah perasaan buta. Istri pun harus mengingatkan suami untuk tetap menundukkan pandangannya sebagaimana kisah Ali yang diberikan pesan oleh Rasulullah tentang menundukkan pandangan:

“Hai Ali! Jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan lainnya. Kamu hanya boleh pada pandangan pertama, adapun yang berikutnya tidak boleh.” (Riwayat Ahmad, Abu Daud dan Tarmizi)

Nabi Muhammad menganggap bahwa laki-laki yang suka melirik perempuan lain dianggap sebagai suatu perbuatan zina mata.

Di Dalam Pernikahan Manajemen Cemburu Itu Peting
Cemburu adalah bumbu didalam pernikahan namun jangan sampai berlebihan. Perasaan cemburu ditujukan agar bisa memelihara perasaan cinta agar tidak hambar.

Ketika cemburu kepada pasangan ia akan merasa dibutuhkan, namun bukan cemburu yang berlebihan akan menyakiti dan menyiksa diri.

Didalam pernikahan yang dibutuhkan adalah kepercayaan sehingga tidak cemburu buta, tidak posesif sehingga sama-sama yakin bahwa pasangannya tidak akan berpaling.

Salah satunya dengan cara meyakinkan pasangan kita dengan cara sikap baik kita kepadanya. Serta menyerahkan semua kepada Allah SWT agar kita tidak merasa menderita karena perasaan cemburu yang menyiksa kita.

Namun pandangan yang hanya melihat tanpa melirik atau bahkan mengamati kecantikan orang lain hanyalah biasa saja, karena pasangan anda juga dianugrahi penglihatan maka jangan terlalu posesif kepadanya. [ummi-online.com]

Tags: #Cemburu Dianjurkan #Cemburu Itu Perlu #Cemburu Tidak Berlebihan