Cara Menghadapi Pasangan yang Selalu Santai Meski Ada Masalah Keluarga

181 views

Menjadi orang yang easy going itu terkadang menyebalkan sebab ketika disekelilingnya lagi sibuk dengan masalah ia makah tetap santai bahkan bisa jadi ia miash bisa tertawa.

Psikolog Inna Muthmainnah, S.Psi, Psi. Itulah kelemahan orang yang easy going, ia tidak mudah peka, contohnya meski orang tuanya mengomel ia santai dan tidak dimasukkan kedalam hati.

Akan tetapi dari kelemahan inilah memiliki sisi positif yaitu jarang stres.

1. Mudah Bergaul
Mudah terpengaruh dengan teman-temannya terutama dalam hal keburukan

2. Tidak Peka
Dianggap kurang peka sehingga ia tidak akan tersinggung dengan ucapan orang lain

3. Menghindari Debat dan Tidak Senang Permusuhan
Ia selalu mencari aman serta tidak memiliki sikap yang tegas

Loading...

4. Menikmati Hidup
Terkesan pemalas dan tidak disiplin karena terlalu santai

5. Tidak Mau Terlibat Dalam Kesulitan
Ketika terlibat dalam sebuah masalah ia cenderung keluar karena paling tidak mau jika terlibat didalam kesulitan, sehingga berpotensi membawa masalah lain.

6. Penuh Spontanitas
Pekerjaan yang dikerjaan cenderung tidak cepat selesai karena tidak memiliki arah yang jelas

Easy Going vs Perfeksionis = Konflik?
Dari penjelasan diatas kita bisa mengetahui bahwa tipe easy going adalah kebalikanny perfeksionis. lalu apa yang akan terjadi jika dua orang ini bertemu?

Jika kita membayangkan akan ada banyak konflik dan perbedaan sifat maka tunggu dulu karena menurut Inna bahwa pemicu konflik dalam rumah tangga sejatinya bukan karena sifat yang easy going bertemu dengan perfeksionis.

Sebab didalam rumah tangga apapun bisa menjadi konflik, Perfeksionis bertemu perfeksionis bisa memcahkankonflik juga karena segala sesuatu kembali pada pasangan masing-masing.

Yang jelas jika keduanya antara jika si easy going dan si perfeksionis bertemu secara tidak sadar keduanya akan saling mempengaruhi.

Menurut inna tergantung siapa yang lebih dominan. Jika easy going yang lebih dominan maka akan membuat perfeksionis jadi lebih santai dan begitu pula sebaliknya.

Jika pengaruh si perfeksionis yang dominan, ia akan membuat si easy going lebih serius, disiplin, dan peka.

Maka belum tentu perfeksionis dan yang easy going menikah akan berkonflik. Jika dua-duanya sama-sama memiliki keinginan untuk berlajar, untuk bertumbuh, open minded, sungguh tidak masalah sebab banyak masalah karena banyak pasangan yang demikian.

Akan tetapi orang yang easy going dan perfeksionis juga tidak akan lepas dari masa-masa kritis didalam pernikahannya.

Contohnya ketika sang perfeksionis dipecat dari pekerjaannya maka ia akan stres. Hal ini akan menjadi masalah apabila pasangan yang easy going tidak memahami apa yang dirasakan dan tetap santai seperti sikap biasanya.

maka dari itu setiap individu harus memahami karakter pasangannya, sehingga meski menikah antara perfeksioni dan easy going maka akan lebih mudah peka dan bisa mehana ego masing-masing pasangan.

Santai Hadapi si Easy Going
Orang yang easy going terlihat sangat santai dan terkesan tidak peka juga tidak sensetif hingga membuat orang yang berintraksi merasa kesal, apalagi dalam hubungan rumah tangga.

Sehingga jika pasangan kita masih memiliki sifat yang melekat maka kenapa kita tidak membantunya? Inilah menurut inna bebecapa cara untuk menghadapi pasangan yang easy going.

1. Berusaha Lebih Toleran
Jadialh pasangan yang toleransi namun juga harus ada batasnya sehingga tidak akan terpancing emosi. Dan bimbinglah agar lebih peka dan sesnsitif juga meletakkan barang pada tempatnya.

2. Ciptakan komunikasi yang baik
Orang yang easy going itu memiliki sikap yang cuek, ia juga tidak mempan dengan sindirian maka dari itu berbicaralah secara langsung.

Serta bermokunikasi tanpa emosi juga ciptakan suasana yang nyaman agar responya baik dan yang paling penting agar semua uneg-uneg anda tersampaikan.

3. Fokus Pada Permasalahan
Orang yang easy going biasanya selalu spontanitas, cara berpikirnya pun berlompat-lompa dan tidak fokus pada permasalahan yang dihadapi. Cobalah untuk menemukan titi permasalahannya agar tidak semakin melebar.

4. Bangun kerja sama
Anda tidak mungkin bisa menyelesaikan semua permasalahan rumah tangga sendirian. Maka tak perlu merasa segan pada pasangan yang easy going untuk membantu permasalahan yang dihadapi.

5. Jujur
Bersikap jujur pada pasangan karena cara yang empat tidak akan ada gunanya ketika tidak memiliki sikap jujur terhadap pasangan.

Juga membuka tabir masalah yang tengah dihadapi serta membuat orang yang easy going bisa mengetahui bahwa kebiasannya memiliki dampak terhadap orang lain. [ummi-online.com]

Tags: #Karakter Pasangan #Sifat aPasangan #Sikap Pasangan