Cara Menjaga Cinta Jarak Jauh Suami-Istri Agar Tetap Romantis

880 views

Sudah bukan hal yang asing lagi antara suami-istri namun tidak tinggal serumah dan harus menjalani hubungan jarak jauh.

Bahkan ada yang tinggal diluar provinsi. Terutama bagi pasangan yang baru menikah tentu bukan hal yang mudah.

Bagi pasangan yang hanya ta’arfanya dalam waktu yang sebentar tentu ia memiliki pemikiran biarlah ia mengenal pasangannya setelah menikah nanti.

Sebab yang pertama adalah agamanya juga akhlaknya sehingga sehingga tidak memeprtimbangkan banyak hal. Krena segala sesuatu bisa diketahui ketika sudah bersama.

Akan tetapi kenyataannya tak sesuai dengan prediksi ketika harus berpisah lagi padahal hanya seminggu bertemu setelah menikah dikarenakan harus kembali ke kota masing-masing.

Waktu bulan madu atau bermesraan dengan pasangan harus tertunda oleh jarak dan waktu. Bulan madupun terasa sangat singkat serta bisa jadi akan merasa sangat sedih karena harus berpisah dengan pasangannya.

Loading...
وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.” (QS. ar-Rum: 21)

Ayat diatas sellau menjadi hiasan undangan pernikahan. Lalu dimana ketentraman yang Allah janjikan setelah menikah jika keadaanya malah berjauhan.

Ketika harus menjalin hubungan jarak jauh justru harus sedih, cemas, khawatir juga tidak tenang. Atau pakah pernikahannya salah atau jodohnya yang salah atau bahkan waktu menikahnya yang salah sehingga harus merasakan hubungan jarak jauh.

Maha suci Allah sang pemilik waktu terbaik dan sebaik-baiknya penskenario, hanya keimanna yang bisa membuat kita mendapatkan hikmah dan sedetail-detailnya kehendakNya.

Hal yang paling dibutuhkan didalam hubungan terutama hubungan jarak jauh adalah Sikap dewasa, kepercayaan dan komitmen yang kuat.

Memang sangat berat apalagi di awal, pasti akan merindu bahkan bisa menangis juga ada pikiran yang tak terkontrol hingga suka emosi bahkan hingga miskomunikasi. Hingga memiliki prasangka buruk padahal tanpa melihat pasanganya.

Ketika pasangan suami-istri harus menjalani hubungan jarak jauh maka yang harus diketahui adalah memahami kembali makna jarak jauh itu sendiri.

Sebanarnya yang terpisah hanyalah fisik saja sebab fitrahnya setiap pasangan yang saling mencintai karena Allah semata maka tak akan mampu dipisahkan oleh emosi, perasaan juga pikirannya antara satu dengan yang lainnya.

Namanya juga pasangan hidup dunia akhirat maka tentu memiliki perassaan yang aneh-aneh dan selalu bertanya apakah dia baik-baik saja disana.

LDR yang seringkali menyalahi kodrat manusia hingga membuat tidak tenag dan tidak tentram. Dengan adanya teknologi saat ini membuat pasangan terbantu agar selalu berkomunikasi meski tidak bisa menggantikan keberadaan pasangan.

Akan tetapi seringkali komunikasi hanya membuat ricuh dan miskomunikasi, bukan saling mendukung malah saling bertengkar.

Ada sebuah nasehat yang mentgatakan bahwa jangan pernah menyelesaikan masalah lewat sms atau telepon karena hanya akan memeprkeruh suasana.

Lebih baik selesaikan secara baik-baik dan secara tatap muka sehingga kita bisa menyelesaikan masalah dan memperlihatkan kedewasaan kita dalam menyelesaikan masalah.

Tidak hanya keimanna yang diuji karena cinta pun juga di uji, sehingga ujian cinta pun harus dilalui. Kita bisa melihat kapasitas keimnan seseorang ketika diuji dan begitu pun dengan cinta juga terlihat ketika diuji.

Tak ada yang terlalu dini dalam ujian cinta, sebab Allah sangat memahami kapasitas Hamb-Nya sebab segala ujian akan disesuaikan dengan kemampuan hamba-Nya.

Setiap pasagan yang menjalani hubungan jarak jauh tentu memiliki trik tersendiri dalam menajga cinta jarak jauhnya.

Tentu dengan berharap hubungan yang sakinah mawaddah warohmah walau awal pernikahan harus menjalani hubungan jarak jauh sehingga dibutuhkanenergi yang ebih dari pada pasangan biasanya.

Karena keluarga sakinah akan melahirkan ketannagan jiwadan raga. Akan ettapi jika raga tidak bisa dihadirkan oleh ikatan jiwa maka ikatan jiwalah yang harus dikutakan.

Harus berkomitmen serta selalu berprsangka baik terhadap pasangan juga menjaga komunikasi yang baik.

Ketika pasangan kta jauh dari kita maka yang harus dibangun adalah romantisme heroik bukan posesif. Jangan tangisan yang kita hadirkan, bukan pula keglauan namun doa dan supporlah yang haurs kita berikan sepenuhnya kepada pasangan kita.

Sebab kebahagiaan diawal hanyalah kebahagiaan melankolis semata namun sikap heroisme harus kita bangun juga demi kebagiaan kedepannya.

Serta harus selalu berdoa agar diberi kekuatan serta ketenangan jiwa dalam menjalani hubungan jarak jauh. Selalu berprsangka baik kepada pasangan karena pernikahan adalah perjalanan panjang yag tak ada ujungnya. [ummi-online.com]

Tags: #Hubungan Jarak Jauh #LDR #Pasangan Jarak Jauh