Cara Mensucikan Harta Haram Karena Tidak Membayar Zakat

79 views

Zakat adalah rukun islam dan wajib di tunaikan oleh setiap orangislam. Jika ada harta yang belum dizakati  maka itu termasuk harta haram.

Manusia harus sadar bahwa rezeki dijamin Allah. Fakir dan miskin Allah jamin rezeki mereka salah satunya dengan cara zakat dari orang-orang kaya.

Allah Ta’ala berfirman,

وَالَّذِينَ فِي أَمْوَالِهِمْ حَقٌّ مَعْلُومٌ لِلسَّائِلِ وَالْمَحْرُومِ

“Dan orang-orang yang dalam hartanya tersedia bagian tertentu, bagi orang (miskin) yang meminta dan orang yang tidak mempunyai apa-apa (yang tidak mau meminta).” (QS. Al-Ma’arij: 24-25).

Dalam ayat lain disebutkan,

Loading...

خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ ۖ إِنَّ صَلَاتَكَ سَكَنٌ لَهُمْ ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka.

Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. At-Taubah: 103)

Islam mengatur besaran zakat -yang harus dikeluarkan dan merupakan  rezeki fakir dan miskin. Sehingga zakat ini tidak boleh dikeluarkan semau kita.

Orang kaya yang tidak bayar zakat, berarti ia telah menzalimi orang miskin. Karena zakat menutupi kebutuhan pokok orang miskin.

Lalu bagaimana cara membersihkan harta haram ini karena tidak mau berzakat?

Inilah cara membersihkan harta yang tak dikeluarkan zakatnya antara lain adalah;

Pertama, Dihitung Zakatnya
Cara pertamya dibersihkan dengan cara menghitung jumlah zakatnya, kemudian dikeluarkan segera. Dan bertaubat kepada Allah

Kedua, Tetap Menjadi Tanggungan
Jika hartanya itu habis, harta haram itu tetap jadi tanggungannya, merupakan hutang pada orang miskin.

Ketiga, Tetap Hutang
Jika meninggal, maka itu masih jadi hutang dari si mayit. Dan ahli warisnya wajib mengeluarkan zakatnya sebelum difaroid.

Allah Ta’ala berfirman,

مِنْ بَعْدِ وَصِيَّةٍ يُوصِي بِهَا أَوْ دَيْنٍ

“(Pembagian-pembagian tersebut di atas) sesudah dipenuhi wasiat yang ia buat atau (dan) sesudah dibayar utangnya.” (QS. An-Nisaa’: 11).

Tags: #Membayar Zakat #Orang Pelit #Pelit Zakat