Ciri-ciri Orang Fasik yang Dijelaskan Al-Qur’an

Ada beberapa istilah yang di laqobkan bagi orang-orang yang tidak mengikuti aturan dalam Islam.

Diantaranya adalah fasik. Label fasik di berikan pada orang yang pernah melakukan dosa besar atau selalu mengulangi dosa kecil.

Sebenarnya siapa-siapa yang dimaksudkan dengan orang fasik itu?

Jika seseorang putuh hubungan dari apa yang diperintah Allah, itu adalah golongan  orang fasik.

Allah mencela orang-orang fasik, sebagaimana firman-Nya,

إِنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَحْيِي أَن يَضْرِبَ مَثَلًا مَّا بَعُوضَةً فَمَا فَوْقَهَا ۚ فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا فَيَعْلَمُونَ أَنَّهُ الْحَقُّ مِن رَّبِّهِمْ ۖ وَأَمَّا الَّذِينَ كَفَرُوا فَيَقُولُونَ مَاذَا أَرَادَ اللَّهُ بِهَٰذَا مَثَلًا ۘ يُضِلُّ بِهِ كَثِيرًا وَيَهْدِي بِهِ كَثِيرًا ۚ وَمَا يُضِلُّ بِهِ إِلَّا الْفَاسِقِينَ

Loading...

“Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu.

Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan, ‘Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?’

Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberi-Nya petunjuk dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasik,

(yaitu) orang-orang yang melanggar perjanjian Allah sesudah perjanjian itu teguh, dan memutuskan apa yang diperintahkan Allah (kepada mereka) untuk menghubungkannya dan membuat kerusakan di muka bumi. Mereka itulah orang-orang yang rugi,” (QS. Al-Baqarah: 26-27).

Yang juga dalam golongan fasik adalah orang yang memutuskan hubungan dengan Allah, Rasul dan kepada sesama manusia.

Ada kisah yang di ambil contoh dari cerita di zaman Muawiyah bin Abi Sufyan. Saat beliau duduk, ia diberi tahu bahwa ada tamu untuknya. Dan tamu itu mengaku sebagai saudara Muawiyah.

Amirul Mukminin berkata, “Aneh sekali, bagaimana aku tidak mengenal saudara-saudaraku. Biarkan dia masuk.”

Saaat tamu itu masuk, Sayyidina Muawiyah menemuinya dalam keadaan terheran. Tanyanya, “Saudaraku yang mana engkau ini?”

Tamu itu menjawab, “Saudaramu dari Adam. Hubungan kerahiman kita lama telah putus. Demi Allah aku sekarang yang pertama menyambungnya kembali.”

Muawiyah tertawa mendengar jawabannya. Kemudian sang muawiyah memerintahkan pembantunya agar memenuhi segala kebutuhan yang diminta.

Sabda Rasulullah, “Seorang mukmin adalah saudara dari mukmin lainnya.”

Firman Allah,

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

“Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara,” (QS. Al-Hujurat: 10).

Tags: #Ciri-ciri Fasik #Dosa Fasik #Orang Fasik